HarianUpdate.com | Pekanbaru – Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, meminta seluruh Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) untuk kembali mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di wilayah masing-masing. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya pencegahan dini dalam menekan angka kriminalitas dan menjaga ketertiban masyarakat di Kota Pekanbaru.
Permintaan tersebut disampaikan Markarius menyusul evaluasi kondisi keamanan di sejumlah kawasan permukiman yang dinilai masih rawan terhadap tindak kejahatan, khususnya pada malam hari. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, kata dia, akan segera menerbitkan Surat Edaran (SE) sebagai dasar instruksi resmi pengaktifan kembali Siskamling di tingkat lingkungan.
“Kita akan mengeluarkan surat edaran kepada seluruh RT dan RW untuk menghidupkan kembali Siskamling di lingkungan masing-masing. Ini bagian dari upaya bersama menjaga keamanan kota,” ujar Markarius Anwar, Senin (2/2/2026).
Menurutnya, Siskamling merupakan salah satu bentuk partisipasi aktif masyarakat yang telah terbukti efektif dalam menciptakan rasa aman di lingkungan tempat tinggal. Melalui kegiatan ronda malam dan patroli rutin warga, potensi terjadinya tindak kriminal dapat diminimalisir karena adanya pengawasan langsung dari masyarakat itu sendiri.
Markarius menekankan bahwa keamanan lingkungan tidak sepenuhnya dapat dibebankan kepada aparat penegak hukum. Peran serta masyarakat, khususnya melalui Siskamling, menjadi kunci penting dalam menciptakan sistem keamanan yang berlapis dan berkelanjutan.
“Ketika warga saling peduli dan aktif menjaga lingkungannya, maka potensi kejahatan bisa ditekan. Siskamling ini bukan hanya soal ronda, tetapi juga membangun kepedulian dan kebersamaan antarwarga,” jelasnya.
Selain mengandalkan penguatan peran masyarakat, Pemko Pekanbaru juga terus meningkatkan koordinasi dengan Polresta Pekanbaru dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) turut dilibatkan untuk membantu pengawasan serta penegakan ketertiban umum di wilayah kota.
Markarius menambahkan, Pemko Pekanbaru juga telah menjalin kerja sama dengan Polresta Pekanbaru dalam pemanfaatan sistem kamera pengawas (Closed Circuit Television/CCTV). Sejumlah CCTV yang terpasang di ruang-ruang publik strategis telah diintegrasikan guna memantau aktivitas masyarakat secara real time.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi pengawasan ini menjadi bagian dari pendekatan modern dalam mendukung keamanan kota, sekaligus sebagai alat bantu bagi aparat dalam mengungkap dan mencegah tindak kejahatan.
“Pemantauan melalui CCTV ini diharapkan dapat membantu aparat keamanan dalam melakukan pengawasan, sekaligus menekan angka kriminalitas di Kota Pekanbaru,” katanya.
Ia berharap, dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan partisipasi aktif masyarakat melalui Siskamling, kondisi keamanan dan ketertiban di Kota Pekanbaru dapat terus terjaga. Pemko juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk mendukung kebijakan ini demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Jika semua pihak terlibat, maka Pekanbaru akan menjadi kota yang lebih aman untuk seluruh warganya,” pungkas Markarius. (RB)











