Peristiwa

Kunjungan Hormat ke Melaka, LAM Bintan Angkat Martabat Budaya Melayu

33
×

Kunjungan Hormat ke Melaka, LAM Bintan Angkat Martabat Budaya Melayu

Sebarkan artikel ini
Kunjungan Hormat ke Melaka, LAM Bintan Angkat Martabat Budaya Melayu
Teks foto: Rombongan Lembaga Adat Melayu Bintan bersama Sigit Wadiyanto saat melakukan kunjungan hormat ke Istana Melaka dan disambut oleh Mohd Ali Mohd Rustam. (ZA/HUC)

HarianUpdate.com | Melaka – Pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) di Johor Bahru melakukan kunjungan hormat ke Istana Melaka, Malaysia, Sabtu (4/4/2026).

Rombongan diterima langsung oleh Yang di-Pertua Negeri Melaka, Mohd Ali Mohd Rustam, dalam suasana penuh keakraban dan nuansa persaudaraan serumpun.

Delegasi dipimpin Datuk Hj Abdullah Awang selaku pengerusi persatuan, didampingi sejumlah tokoh adat dan pejabat, di antaranya Dato’ Hj Huzrin Hood (Pemangku Adat Bintan), Sigit Wadiyanto, Dato’ Hj Syahri Buhari (Ketua LAM Bintan), Dato’ Hamdan (Ketua Waris 8 Bintan), serta Rosli Awang (Sekretaris Persatuan).

Ketua LAM Bintan, Syahri Buhari, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memperkenalkan sekaligus mengangkat martabat adat istiadat Melayu Bintan di tingkat regional.

“Kunjungan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara institusi adat, pemerintah, dan masyarakat Melayu serumpun, sekaligus mempromosikan warisan budaya agar tetap lestari,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya di tengah arus globalisasi.

Sementara itu, Yang di-Pertua Negeri Melaka, Mohd Ali Mohd Rustam, menyambut hangat kunjungan rombongan LAM Bintan dan Konjen RI Johor Bahru.

“Kehadiran tamu kehormatan di Istana Melaka ini mencerminkan hubungan yang erat dan sakral antara kedua belah pihak dalam melestarikan warisan rumpun Melayu,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sebagai bentuk penghormatan dan penguatan hubungan historis antara Melaka dan Kepulauan Riau.

“Melaka dan Bintan memiliki sejarah panjang yang saling berkaitan dalam peradaban Melayu. Hubungan ini tidak hanya karena kedekatan geografis, tetapi juga kesamaan adat, bahasa, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan turun-temurun,” jelasnya.

Menurutnya, peran LAM Bintan sangat penting dalam menjaga keberlangsungan budaya Melayu agar tetap relevan di era modern. Ia juga menilai kehadiran Konjen RI Johor Bahru berkontribusi dalam mempererat hubungan bilateral Indonesia–Malaysia, khususnya di bidang sosial dan budaya.

“Harapannya, kunjungan ini dapat membuka peluang kerja sama di berbagai bidang, seperti kebudayaan, pendidikan, dan pertukaran adat, guna memperkuat jati diri bangsa Melayu di kawasan ini,” pungkasnya. (ZA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *