Daerah

Digitalisasi Pajak Daerah, Pemkab Inhil Libatkan Bank Nasional

6
×

Digitalisasi Pajak Daerah, Pemkab Inhil Libatkan Bank Nasional

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menggelar pertemuan bersama Himbara dan sejumlah perbankan nasional di Tembilahan. (GM/HUC)

HarianUpdate.com | Inhil – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir memperkuat sinergi dengan Himbara dalam rangka mendorong digitalisasi sistem pajak dan retribusi daerah.

Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan antara pemerintah daerah dan sejumlah perbankan nasional, Rabu (1/4/2026), yang berlangsung dengan fokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sistem berbasis digital.

Pertemuan ini melibatkan sejumlah bank anggota Himbara seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, BSI, serta Bank Riau Kepri.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Indragiri Hilir, Efrizon, menyampaikan bahwa kerja sama dengan sektor perbankan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan pajak daerah.

“Kolaborasi ini tidak hanya sebatas administrasi, tetapi juga upaya membangun sistem yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi,” ujarnya.

Ia menambahkan, penerapan sistem pembayaran non-tunai dinilai mampu mempermudah masyarakat sekaligus meminimalisir potensi kebocoran penerimaan daerah.

“Dengan dukungan teknologi perbankan, transaksi dapat dipantau secara real time sehingga meningkatkan kepercayaan publik,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah rencana kerja disepakati, antara lain perluasan kanal pembayaran pajak melalui sistem perbankan, penerapan alat monitoring transaksi usaha (tapping box), integrasi data antara pemerintah daerah dan bank, serta penyusunan peta jalan digitalisasi penerimaan daerah.

Perwakilan Himbara menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung program tersebut melalui penyediaan infrastruktur dan layanan pembayaran digital.

“Kami siap bersinergi untuk mendukung sistem keuangan daerah yang lebih modern dan efisien,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir optimistis kolaborasi ini dapat mendorong peningkatan PAD sekaligus mempercepat transformasi tata kelola keuangan daerah berbasis digital. (GM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *