Daerah

Hadapi Cuaca Ekstrem, Desa Teluk Lancar Perkuat Pencegahan Karhutla

4
×

Hadapi Cuaca Ekstrem, Desa Teluk Lancar Perkuat Pencegahan Karhutla

Sebarkan artikel ini
Hadapi Cuaca Ekstrem, Desa Teluk Lancar Perkuat Pencegahan Karhutla
Teks foto: Pengurus Koperasi Sri Bina Daerah bersama Pemerintah Desa Teluk Lancar saat menggelar sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan kepada masyarakat di Pulau Bengkalis, Selasa (3/2/2026).

HarianUpdate.com | Bengkalis – Pemerintah Desa Teluk Lancar bersama Koperasi Sri Bina Daerah meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Pulau Bengkalis, menyusul kondisi cuaca panas yang dinilai semakin ekstrem, Selasa (3/2/2026).

Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan musyawarah dan sosialisasi kepada masyarakat desa, dengan tujuan membangun kesadaran sejak dini agar potensi kebakaran dapat ditekan dari tingkat lingkungan terkecil.

Dalam sosialisasi itu, warga diingatkan untuk tidak membuka atau membersihkan kebun dan lahan dengan cara dibakar. Metode pembakaran dinilai memiliki risiko tinggi, terutama di kawasan bergambut yang mudah terbakar dan sulit dipadamkan saat musim kemarau.

Pengurus Koperasi Sri Bina Daerah menyampaikan bahwa kebakaran lahan tidak hanya berdampak pada kerusakan ekosistem gambut, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan masyarakat akibat asap, seperti infeksi saluran pernapasan, serta memicu masalah lintas wilayah hingga lintas negara.

Ketua Koperasi Sri Bina Daerah, Pasla, menjelaskan bahwa tindakan pembakaran lahan yang menyebabkan kebakaran berskala luas dapat berujung pada sanksi hukum berat sesuai peraturan perundang-undangan.

“Dalam kondisi cuaca panas seperti sekarang, kita harus lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Membakar lahan bukan solusi, justru bisa berujung pada masalah besar, baik bagi kesehatan, lingkungan, maupun konsekuensi hukum,” ujar Pasla.

Ia menambahkan, masyarakat diharapkan ikut berperan aktif menjaga wilayahnya masing-masing serta segera melaporkan jika menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Desa Teluk Lancar, Azwandra, dan Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Teluk Lancar, M. Yunus. Kehadiran perangkat desa dan unsur kelembagaan itu menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan karhutla secara terpadu.

Ke depan, Koperasi Sri Bina Daerah merencanakan kegiatan serupa di sejumlah desa lain di Kecamatan Bantan dan Bengkalis sebagai bagian dari komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah bencana karhutla di Pulau Bengkalis. (Za)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *