HarianUpdate.com | Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau mulai merealisasikan program pemeliharaan infrastruktur jalan pada awal tahun 2026. Melalui Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, sejumlah ruas jalan berstatus provinsi di Kota Pekanbaru telah diperbaiki secara bertahap.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau Thomas Larfo melalui Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I, Khairil Anwar, menjelaskan bahwa penetapan lokasi perbaikan didasarkan pada hasil survei dan peninjauan lapangan yang dilakukan sebelumnya.
“Kami melakukan identifikasi langsung terhadap kondisi jalan provinsi di Pekanbaru. Dari hasil survei tersebut, terdapat sembilan ruas yang menjadi prioritas penanganan pada tahap awal tahun ini,” ujar Khairil kepada Harianupdate.com, Kamis (26/2/2026).
Dari sembilan ruas yang masuk daftar prioritas, enam di antaranya telah selesai diperbaiki. Ruas tersebut meliputi Jalan Riau, Jalan Hangtuah, Jalan Tuanku Tambusai, Jalan SM Amin, Jalan Pramuka, dan Jalan Datuk Setia Maharaja.
Sementara itu, tiga ruas lainnya yakni Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Arifin Achmad, dan Jalan Pesantren dijadwalkan segera memasuki tahap perbaikan.
Khairil menyebutkan, secara keseluruhan terdapat 36 ruas jalan provinsi yang berada di wilayah Kota Pekanbaru. Namun, penanganan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan dan skala prioritas.
“Untuk tahap awal ini sembilan ruas menjadi fokus karena kondisinya cukup banyak mengalami kerusakan, terutama lubang. Seiring berjalan waktu, jumlah ruas yang ditangani akan bertambah sesuai kebutuhan dan ketersediaan anggaran,” jelasnya.
Selain ruas prioritas tersebut, pihaknya juga tetap melakukan pemeliharaan rutin. Jika ditemukan lubang di ruas lain, perbaikan akan tetap dilakukan sebagai bagian dari kegiatan preservasi jalan.
Terkait metode pekerjaan, PUPR-PKPP Riau menerapkan teknik tambal sulam pada tahap awal untuk mempercepat penanganan titik-titik kerusakan. Pada ruas tertentu, perbaikan akan dilanjutkan dengan metode overlay atau pelapisan ulang aspal guna meningkatkan kualitas permukaan jalan.
“Penanganan awal kami lakukan dengan tambal sulam agar kerusakan tidak meluas. Untuk beberapa ruas, nantinya akan dilakukan overlay supaya lebih optimal dan bertahan lama,” tutup Khairil. (Ir)











