HarianUpdate.com | Bengkalis – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis kembali menegaskan komitmennya dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan dengan melaksanakan tes urin secara mendadak terhadap pegawai dan warga binaan pemasyarakatan (WBP), tahun 2026.
Sebanyak 20 orang mengikuti kegiatan tersebut, yang terdiri dari 10 pegawai Regu Pengamanan II dan 10 warga binaan yang dipilih secara acak. Tes urin dilaksanakan di Aula Kunjungan Lapas Kelas IIA Bengkalis dan berlangsung dengan tertib serta pengawasan ketat guna menjamin objektivitas pemeriksaan.
Pengambilan sampel urin dilakukan oleh tim medis Lapas Kelas IIA Bengkalis, dengan pendampingan Kasi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Eflizar serta Kasubsi Portatib Wiwin Suryana. Seluruh proses dijalankan sesuai standar operasional prosedur sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan kegiatan.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menyampaikan bahwa tes urin mendadak ini merupakan bagian dari deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus langkah konkret dalam mewujudkan Lapas yang bersih dari narkoba.
“Pemberantasan narkoba harus dimulai dari pengawasan internal. Tidak ada toleransi bagi penyalahgunaan narkotika, baik oleh petugas maupun warga binaan,” ujar Priyo, Senin (2/2/2026).
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga berfungsi sebagai upaya pencegahan serta kontrol berkelanjutan agar seluruh unsur di dalam Lapas tetap mematuhi aturan dan menjauhi barang terlarang.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh 20 sampel urin dinyatakan negatif narkotika. Meski demikian, pihak Lapas Kelas IIA Bengkalis memastikan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkala tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat integritas lembaga pemasyarakatan serta menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, bersih, dan kondusif, sejalan dengan komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam memberantas narkoba di seluruh lapas dan rutan. (Za)











