Pendidikan

Disdik Pekanbaru Siapkan Gelombang Khusus Antisipasi Kendala TKA

7
×

Disdik Pekanbaru Siapkan Gelombang Khusus Antisipasi Kendala TKA

Sebarkan artikel ini
Disdik Pekanbaru Siapkan Gelombang Khusus Antisipasi Kendala TKA
Teks foto: Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru, Syafrian Tommy. (Ist/HUC)

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMP dan Paket B pendidikan nonformal di Kota Pekanbaru hingga hari ketiga dilaporkan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru, Syafrian Tommy, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan ujian berlangsung kondusif sejak hari pertama.

“Alhamdulillah, secara umum pelaksanaan TKA hingga hari ini berjalan lancar dan tidak ada kendala berarti,” ujar Syafrian Tommy, Rabu (8/4/2026).

Ia mengakui sempat terdapat kendala teknis kecil saat tahap gladi, namun hal tersebut dapat segera diatasi tanpa mengganggu jalannya ujian secara keseluruhan.

“Saat gladi memang ada hal kecil, seperti kendala pada salah satu ruangan, namun sudah kami antisipasi dan lakukan perbaikan sehingga tidak berdampak secara umum,” jelasnya.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan TKA berbasis daring, Disdik Pekanbaru juga meminta dukungan dari penyedia listrik dan jaringan internet agar stabilitas tetap terjaga selama ujian berlangsung.

“Kami berharap dukungan dari PLN dan provider jaringan internet yang bekerja sama dengan sekolah untuk menjaga kestabilan pelaksanaan TKA,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, Disdik Pekanbaru telah menyiapkan gelombang khusus atau gelombang kelima yang dijadwalkan pada 15–16 April 2026 bagi sekolah yang mengalami kendala teknis saat pelaksanaan.

“Kami menyediakan gelombang khusus untuk sekolah yang mungkin mengalami gangguan saat jadwal utama, sebagai bentuk antisipasi,” ujarnya.

Namun hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan adanya sekolah yang akan mengikuti gelombang tambahan tersebut.

“Sampai hari ini belum ada laporan sekolah yang akan menggunakan gelombang khusus, artinya pelaksanaan masih berjalan dengan baik,” tambahnya.

Disdik Pekanbaru juga memberikan fleksibilitas bagi siswa yang tidak dapat mengikuti ujian sesuai jadwal, terutama karena alasan kesehatan.

“Jika ada siswa yang sakit, akan kami lihat apakah memungkinkan mengikuti TKA di tempat perawatan dengan pengawasan, atau diberikan kesempatan mengikuti gelombang khusus,” ungkap Syafrian.

Adapun jumlah peserta TKA tingkat SMP di Kota Pekanbaru mencapai sekitar 14 ribu siswa kelas IX. Sementara itu, peserta dari jalur pendidikan nonformal seperti Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) tercatat sekitar 725 siswa, di luar peserta dari satuan pendidikan di bawah Kementerian Agama. (ED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *