Pendidikan

Hari Ketiga Sekolah, Kepala MTs YPPI Bengkalis Isi Kultum Ramadhan

4
×

Hari Ketiga Sekolah, Kepala MTs YPPI Bengkalis Isi Kultum Ramadhan

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Kepala MTs YPPI Bengkalis, Jumillia, menyampaikan kultum Ramadhan di hadapan siswa dan dewan guru pada hari ketiga pembelajaran, Rabu (25/2/2026). ZA/HUC

HarianUpdate.com | Bengkalis – Memasuki hari ketiga kegiatan belajar mengajar sekaligus hari ketujuh bulan suci Ramadhan, MTs YPPI Bengkalis menggelar rangkaian kegiatan keagamaan yang dipusatkan di aula madrasah.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat Dhuha berjamaah yang diikuti seluruh siswa dan dewan guru. Suasana khusyuk tampak mewarnai aktivitas pagi di lingkungan madrasah tersebut.

Usai shalat, para siswa melanjutkan dengan pembacaan Al-Ma’tsurat dan tadarus Al-Qur’an secara bersama di bawah bimbingan guru masing-masing. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan religius selama bulan Ramadhan.

Kepala MTs YPPI Bengkalis, Jumillia kemudian menyampaikan kuliah tujuh menit (kultum) di hadapan para siswa dan tenaga pendidik.

Dalam penyampaiannya, ia mengajak seluruh siswa menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri.

“Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan. Ini kesempatan bagi kita untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ibadah,” ujar Jumilia kepada Harianupdate.com, Rabu (25/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa bulan Ramadhan kerap dibagi dalam tiga fase. Sepuluh hari pertama disebut sebagai fase rahmat, sepuluh hari kedua sebagai fase maghfirah atau ampunan, dan sepuluh hari terakhir sebagai fase pembebasan dari api neraka.

“Pada fase pertama, Allah membuka pintu rahmat seluas-luasnya. Karena itu, perbanyak shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan menjaga akhlak,” pesannya.

Memasuki sepuluh hari kedua, siswa diajak untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampun atas kesalahan yang pernah dilakukan.

“Allah Maha Pengampun. Gunakan Ramadhan untuk membersihkan diri dan memperbaiki hubungan dengan sesama,” tambahnya.

Sementara pada fase terakhir, ia mendorong siswa agar semakin meningkatkan kualitas ibadah dan amal kebaikan.

“Jadikan Ramadhan sebagai sarana meningkatkan iman dan takwa, agar kita menjadi pribadi yang lebih baik,” tutupnya.

Kegiatan kultum tersebut diikuti dengan antusias oleh para siswa. Pihak madrasah berharap rangkaian kegiatan Ramadhan ini dapat membentuk karakter religius dan menumbuhkan semangat beribadah di kalangan peserta didik. (ZA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *