HarianUpdate.com | Pekanbaru – Sebuah gudang yang diduga menjadi tempat penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) di Jalan Sidodadi, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, dilalap api pada Minggu (22/2/2026). Kebakaran tersebut menimbulkan kepanikan warga sekitar karena api dengan cepat membesar dari dalam bangunan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, gudang tersebut diketahui milik seorang pria berinisial E (50) yang merupakan mantan anggota TNI Angkatan Udara.
Kapolsek Bukit Raya, Kompol David Richardo, membenarkan identitas pemilik gudang yang terbakar tersebut.
“Iya, benar. Gudang itu milik seorang pria yang merupakan pecatan TNI AU,” tegas Kompol David Richardo saat dikonfirmasi Harianupdate.com, Senin (23/2/2026).
Menurutnya, dari hasil penelusuran awal di lokasi kejadian, api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik di dalam bangunan. Meski begitu, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api.
“Dugaan sementara karena korsleting listrik. Namun penyebab pastinya masih kami dalami. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kasus tersebut kini ditangani lebih lanjut oleh tim Reserse Kriminal.
“Gudang BBM itu masih dalam proses penyelidikan oleh Satreskrim,” ujarnya.
Setelah kebakaran terjadi, aparat kepolisian langsung memasang garis polisi di area gudang untuk kepentingan penyidikan serta mengamankan lokasi dari aktivitas warga.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian, mengatakan pihaknya telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap pemilik gudang serta sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut.
“Pemilik sudah kami panggil dan saat ini kami masih menunggu kehadirannya. Semua pihak yang namanya tercantum dalam laporan akan dimintai keterangan,” tegas AKP Anggi Rian.
Tidak hanya menghanguskan gudang penyimpanan BBM, kebakaran tersebut juga merambat ke bangunan di sampingnya yang merupakan kandang ternak milik warga.
“Di sebelah gudang ada kandang kambing. Sekitar 100 ekor kambing dilaporkan ikut terbakar dalam peristiwa itu,” ungkapnya.
Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut. (RB)











