Peristiwa

Hilang Kendali di Tikungan Kelok 9, Mobil Box Asal Pekanbaru Terjun ke Jurang

14
×

Hilang Kendali di Tikungan Kelok 9, Mobil Box Asal Pekanbaru Terjun ke Jurang

Sebarkan artikel ini
Hilang Kendali di Tikungan Kelok 9, Mobil Box Asal Pekanbaru Terjun ke Jurang
Teks foto: Petugas kepolisian dan warga mengevakuasi korban penumpang mobil Gran Max Box yang terjun dari Jembatan Kelok 9 di Jalan Lintas Sumbar–Riau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu (31/1/2026). Ir/HUC

HarianUpdate.com | Limapuluh Kota – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Lintas Sumbar–Riau KM 22, tepatnya di Jembatan Aia Sirah Lubuak Bangku, Jorong Aia Putiah, Kenagarian Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu (31/1/2026) pagi.

Satu unit mobil Daihatsu Gran Max Box dengan nomor polisi BM 8359 FX dilaporkan kehilangan kendali saat melintas di kawasan tersebut hingga menabrak pembatas jembatan Kelok 9 dan terjun ke bagian bawah jembatan. Peristiwa ini mengakibatkan delapan orang penumpang mengalami luka-luka.

Kapolres Limapuluh Kota AKBP Syaiful Wachid membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB dan baru diterima pihak kepolisian sekitar satu jam setelah kejadian.

“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal satu unit mobil Gran Max Box di Jalan Lintas Sumbar–Riau KM 22. Kendaraan datang dari arah Pekanbaru menuju Payakumbuh,” ujar AKBP Syaiful Wachid saat dikonfirmasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, kondisi jalan saat itu dalam keadaan basah, berada di tikungan tajam, serta lalu lintas cukup padat. Diduga kendaraan melaju dengan kecepatan cukup tinggi sehingga pengemudi tidak mampu mengendalikan laju mobil.

“Pengemudi diduga kurang memahami karakteristik medan jalan yang banyak tikungan. Saat berupaya mengerem, kendaraan sudah tidak terkendali dan akhirnya menabrak jembatan sebelum terjatuh,” jelas Kapolres.

Mobil tersebut dikemudikan Ahmad Syahroni (26), warga Kota Pekanbaru. Selain pengemudi, terdapat tujuh orang penumpang di dalam kendaraan, termasuk dua anak-anak.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi seluruh korban ke Rumah Sakit Adnan WD Sarilamak untuk mendapatkan penanganan medis.

Dari data kepolisian, seluruh korban mengalami luka ringan hingga sedang, seperti luka robek di kepala, memar, lecet, hingga patah tulang pada bagian tangan dan kaki.

Data Korban:

Ahmad Syahroni (26): luka robek di kepala dan memar
Rendi Admi (27): luka lecet dan memar
Septia Rahayu (24): luka robek di kepala
Mutiara Amanda (21): luka robek dan luka jahit
Yuli Mayasari (30): patah tulang tangan dan kaki
Farel (10): luka lecet
Alfino Nazir Rasyid (7): luka lecet
Iswandi (48): luka lecet

Tidak terdapat korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Kerugian materiel akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp10 juta, mengingat kendaraan mengalami kerusakan parah pada bagian depan dan bodi mobil.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan, serta mengumpulkan keterangan dari saksi dan korban.

“Kasus ini masih dalam penanganan Satlantas Polres Limapuluh Kota,” pungkas AKBP Syaiful Wachid. (Ir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *