HarianUpdate.com |Kampar – Manajemen Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang, Kabupaten Kampar, menyampaikan informasi terkini terkait kondisi Waduk Koto Panjang pada Senin (12/1/2026) pukul 07.00 WIB. Berdasarkan hasil pemantauan terbaru, elevasi permukaan air waduk tercatat berada pada posisi 81,60 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Angka tersebut menunjukkan adanya kenaikan dibandingkan kondisi sehari sebelumnya pada waktu yang sama, yang berada di level 81,59 mdpl. Kenaikan elevasi ini dipengaruhi oleh tingginya debit air masuk ke waduk dari hulu Sungai Kampar.
Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, menjelaskan bahwa pada periode pemantauan tersebut, debit inflow ke waduk mencapai 483,38 meter kubik per detik (m³/s). Sementara itu, debit air yang dikeluarkan melalui turbin atau outflow tercatat sebesar 337,1 m³/s.
“Debit keluar saat ini masih didominasi oleh aliran melalui turbin, sementara pengaturan debit tambahan dilakukan melalui spillway,” ujar Dhani Irwansyah.
Ia mengingatkan bahwa sebelumnya pihak PLTA telah melakukan pembukaan pintu pelimpah waduk atau spillway gate pada Selasa (30/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Kebijakan tersebut diambil melalui mekanisme early release setelah dilakukan pembahasan bersama Tim Koordinasi Pengoperasian Bendungan PLTA Koto Panjang serta mengacu pada prosedur operasional yang berlaku.
Pada tahap awal, spillway dibuka sebanyak dua pintu dengan masing-masing bukaan setinggi 50 sentimeter. Berdasarkan perhitungan tabel debit, bukaan tersebut menghasilkan aliran air sekitar 134 m³/s. Dengan demikian, total debit keluar waduk merupakan akumulasi antara aliran dari turbin dan spillway.
Dhani menambahkan, langkah early release dilakukan sebagai bagian dari strategi pengendalian inflow, outflow, dan elevasi waduk. Hal ini mengingat kondisi operasional pembangkit saat ini masih dijalankan dengan dua unit turbin, sehingga kapasitas pelepasan air belum berada pada tingkat maksimal.
“Pemantauan terhadap kondisi waduk serta debit aliran Sungai Kampar terus dilakukan secara berkelanjutan dan disesuaikan dengan perkembangan inflow dan elevasi air,” jelasnya.
Manajemen PLTA Koto Panjang kembali mengimbau masyarakat yang bermukim di wilayah hilir waduk dan sepanjang aliran Sungai Kampar agar tetap meningkatkan kewaspadaan, berhati-hati dalam beraktivitas, serta mengikuti setiap informasi resmi yang disampaikan oleh pihak PLTA maupun instansi terkait.
Pemantauan kondisi waduk akan terus dilakukan secara berkala, dan perkembangan selanjutnya akan diinformasikan sesuai dengan situasi di lapangan. (RB)











