HarianUpdate.com | Kuansing – Ribuan warga tumpah ruah memadati pusat Kota Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat pagi (2/1/2026), untuk mengikuti kegiatan Jalan Sehat dan Pacu Jalur Meriah. Agenda ini digelar dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat Provinsi Riau.
Sekitar 5.000 peserta dari berbagai kalangan ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Jalan sehat secara resmi dilepas oleh Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman, bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Peserta memulai kegiatan dari titik start di depan Polsek Kuantan Tengah–Klinik Taswin. Rute jalan sehat melintasi sejumlah ruas utama kota, antara lain Jalur Dua Lapangan Limuno, Pasar Rakyat, Jalan Jenderal Sudirman, dan berakhir di Lapangan Hijau arena pembukaan Pacu Jalur Event Nasional 2025.
Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, mengatakan bahwa jalan sehat ini bukan sekadar perayaan seremonial HAB ke-80, melainkan juga menjadi media untuk mempererat persatuan, memperkuat kerukunan umat, serta mendorong gaya hidup sehat di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama ingin menghadirkan semangat kebersamaan dan harmoni. Kami tidak hanya hadir dalam pelayanan keagamaan, tetapi juga dalam membangun kehidupan sosial yang rukun dan inklusif,” ujar Muliardi.
Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman, turut memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dan penyelenggaraan kegiatan yang berlangsung meriah. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu menciptakan suasana positif sekaligus menghidupkan aktivitas masyarakat di Kota Teluk Kuantan.
Ia berharap peringatan HAB ke-80 ini dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan keharmonisan.
Jalan Sehat Pacu Jalur Meriah diikuti oleh pejabat di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, para kepala kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, unsur Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi keagamaan, tokoh agama dan tokoh masyarakat, ASN Kemenag, guru dan pelajar madrasah, hingga masyarakat umum Kuantan Singingi.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Momentum ini menjadi cerminan nilai-nilai moderasi beragama serta persatuan dalam keberagaman yang terus digaungkan Kementerian Agama Republik Indonesia. (ED)











