HarianUpdate.com | Pekanbaru – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru merilis prakiraan cuaca wilayah Provinsi Riau untuk Ahad (4/1/2026). Pada awal Januari ini, kondisi atmosfer di Bumi Lancang Kuning diprediksi relatif stabil dengan dominasi cuaca cerah berawan, meski potensi hujan masih dapat terjadi di beberapa kabupaten.
Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Alfa Nataris, menjelaskan bahwa pada pagi hari sebagian besar wilayah Riau diperkirakan mengalami kondisi udara kabur hingga cerah berawan. Situasi ini berpotensi memengaruhi jarak pandang, terutama di wilayah dengan kelembapan tinggi.
“Pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati, khususnya pada pagi hari, karena jarak pandang bisa terbatas di beberapa lokasi,” ujar Alfa.
Memasuki siang hari, cuaca cerah berawan hingga berawan diperkirakan masih mendominasi. Namun, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang turun di Kabupaten Kuantan Singingi, Kampar, Indragiri Hulu, serta Indragiri Hilir.
Pada periode sore hingga malam, potensi hujan ringan hingga sedang diprakirakan meluas ke wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, dan Indragiri Hulu. Kondisi ini berpotensi menimbulkan jalan licin serta genangan di titik-titik rawan.
Sementara itu, pada dini hari cuaca diprediksi kembali relatif stabil dengan kondisi udara kabur hingga cerah berawan. Meski demikian, hujan ringan masih berpeluang terjadi di Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, dan Siak.
Alfa menambahkan, hingga saat ini BMKG belum mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Riau. Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 22 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan relatif tinggi antara 60 sampai 100 persen.
Dari sisi dinamika angin, pergerakan angin bertiup dari arah barat laut hingga timur laut dengan kecepatan berkisar 10–30 kilometer per jam. Kondisi tersebut dinilai masih aman bagi aktivitas masyarakat, meski perubahan cuaca lokal tetap dapat terjadi secara tiba-tiba.
Untuk sektor kelautan, BMKG memprakirakan tinggi gelombang di perairan umum Provinsi Riau berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah. Namun, kewaspadaan khusus diberikan bagi pelayaran di lintasan Dumai–Bengkalis, karena tinggi gelombang berpotensi mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.
“Nakhoda kapal dan nelayan diimbau meningkatkan kewaspadaan dan menyesuaikan aktivitas pelayaran dengan kondisi cuaca,” pungkas Alfa. **











