HarianUpdate.com | Pekanbaru – Yayasan Abdurrab kembali menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dengan pengabdian kepada masyarakat melalui pengiriman bantuan kemanusiaan dan relawan ke wilayah terdampak bencana ekologis di Aceh. Bantuan yang disalurkan berupa satu ton rendang dan tiga ton logistik, yang akan didistribusikan melalui jalur darat oleh Relawan Abdurrab.
Yayasan Abdurrab menaungi Universitas Abdurrab, Abdurrab Islamic School, serta SMK Abdurrab Pekanbaru. Pelepasan relawan berlangsung di halaman Medical Susiana Building Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab, Jumat (9/1/2026), dan dihadiri pimpinan yayasan, pimpinan universitas, serta civitas akademika.
Pembina Yayasan Abdurrab, Dr. dr. Susiana Tabrani, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai pendidikan Rabbani, Amanah, dan Beradab yang ditanamkan kepada peserta didik dan seluruh insan akademik di lingkungan Abdurrab.
“Pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Kepedulian sosial adalah bagian penting dari pembentukan karakter,” ujar Susiana.
Ia menjelaskan bahwa Yayasan Abdurrab secara berkelanjutan mengarahkan institusi pendidikan di bawah naungannya untuk aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, sebagai sarana pembelajaran empati, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.
Rektor Universitas Abdurrab, Prof. Susi Endrini, S.Si., M.Sc., Ph.D., menambahkan bahwa keterlibatan dosen, tenaga kependidikan, serta tenaga medis dalam misi kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi media pembelajaran langsung bagi civitas akademika, bahwa ilmu pengetahuan dan keahlian yang dimiliki harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Pelaksanaan pengabdian dijadwalkan berlangsung selama 10 hingga 25 Januari 2026 di wilayah Aceh Tamiang. Sebanyak 15 relawan diberangkatkan, terdiri dari tenaga medis dan tenaga pendukung yang berasal dari lingkungan Universitas Abdurrab. Selain pelayanan kesehatan, relawan juga akan terlibat dalam kegiatan edukatif seperti pendampingan psikososial, pemulihan fasilitas umum, serta penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat terdampak.
Kepala SMK Abdurrab Pekanbaru, Ilham Siregar, S.Pd., M.Si., menyebutkan bahwa keterlibatan lembaga pendidikan menengah dalam kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai solidaritas dan kepedulian sosial sejak dini kepada peserta didik.
“Melalui kegiatan seperti ini, siswa belajar bahwa pendidikan harus berdampak dan memiliki kepekaan terhadap lingkungan sekitar,” katanya.
Ketua Relawan Abdurrab, Ns. Roni Saputra, M.Kes., menyampaikan bahwa misi kemanusiaan tersebut juga menjadi sarana kolaborasi lintas disiplin ilmu dalam dunia pendidikan.
“Penanganan bencana membutuhkan sinergi berbagai keahlian. Ini menjadi pembelajaran penting tentang kerja sama, kepemimpinan, dan empati,” ujarnya.
Sebelumnya, Universitas Abdurrab telah beberapa kali mengirim tim pengabdian ke wilayah terdampak bencana di Sumatera, dengan melibatkan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Kegiatan tersebut meliputi layanan kesehatan, distribusi bantuan, serta edukasi kebencanaan dan pemulihan masyarakat, yang seluruhnya menjadi bagian dari proses pembelajaran kontekstual di luar kampus. (Ir)











