Daerah

Hadiri Musrenbang Kecamatan, Wabup Lahat Paparkan Arah Pembangunan 2027

12
×

Hadiri Musrenbang Kecamatan, Wabup Lahat Paparkan Arah Pembangunan 2027

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, menandatangani rencana penyusunan kerja pemerintah daerah tingkat kecamatan dengan didampingi kepala Bappeda di kantor camat Jarai, Kabupaten Lahat. (HR/Harianupdate)

HarianUpdate.com | Lahat – Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H., menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lahat Tahun 2027.

Kegiatan yang difasilitasi oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lahat tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Jarai, Kamis (15/1/2026), dan diikuti oleh unsur pemerintah kecamatan, desa, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, Widia Ningsih menegaskan bahwa Musrenbang kecamatan memiliki peran strategis sebagai wadah perencanaan pembangunan yang bersifat partisipatif. Ia mendorong seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam menyampaikan aspirasi dan kebutuhan pembangunan di wilayah masing-masing.

Menurutnya, forum Musrenbang menjadi sarana penting untuk menyelaraskan program pemerintah daerah dengan kebutuhan riil masyarakat di tingkat kecamatan dan desa, sehingga kebijakan yang dirumuskan benar-benar tepat sasaran dan berdampak langsung.

“Musrenbang ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum untuk memastikan suara masyarakat menjadi dasar perencanaan pembangunan,” ujar Widia.

Wabup Lahat juga memaparkan tema pembangunan Kabupaten Lahat Tahun 2027, yakni Akselerasi Penurunan Kemiskinan dan Penguatan Daya Saing Daerah melalui Ekonomi Lokal Inklusif, Layanan Dasar Berkualitas, Infrastruktur Tangguh, serta Tata Kelola Pemerintahan yang Inovatif dan Berkelanjutan.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lahat menetapkan sektor pendidikan, kesehatan, swasembada pangan, dan infrastruktur sebagai prioritas utama pembangunan. Fokus tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara merata.

“Perencanaan pembangunan harus berpihak pada masyarakat miskin, sekaligus adaptif terhadap dinamika global yang berdampak pada daerah,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Widia Ningsih yang didampingi Kepala Bappeda Lahat, Feriyansyah Eka Putra, turut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah eksekutif, legislatif, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

“Eksekutif menjalankan program, legislatif mengawasi, dan masyarakat menjadi penerima manfaat,” pungkas Widia.

Melalui Musrenbang tingkat kecamatan ini, Pemkab Lahat berharap seluruh usulan masyarakat dapat terakomodasi secara proporsional dan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah ke depan. (HR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *