Peristiwa

Cuaca Riau Cerah Berawan, Potensi Hujan Mulai Menurun

9
×

Cuaca Riau Cerah Berawan, Potensi Hujan Mulai Menurun

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Tampilan prakiraan cuaca wilayah Provinsi Riau yang menunjukkan kondisi didominasi cerah berawan dengan potensi hujan ringan di sejumlah daerah, Selasa (20/1/2026). RB/Harianupdate

HarianUpdate.com | Riau – Kondisi cuaca di Provinsi Riau pada Selasa (20/1/2026) diprakirakan relatif bersahabat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru menyebut sebagian besar wilayah akan didominasi cerah berawan hingga berawan, dengan peluang hujan yang semakin berkurang.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Mari Frystine, menjelaskan bahwa pada pagi hari sejumlah daerah sempat mengalami kekaburan udara lembap atau fenomena mist.

“Dari hasil pengamatan, kabut tipis akibat kelembapan udara terpantau di wilayah Japura, Kabupaten Indragiri Hulu, serta sebagian Kota Pekanbaru. Kondisi ini dipicu oleh partikel air yang melayang di atmosfer,” terangnya.

Memasuki siang hingga sore, cuaca diprediksi tetap stabil dengan dominasi cerah berawan. Aktivitas masyarakat diperkirakan tidak terganggu karena tidak ada potensi cuaca ekstrem.

Pada malam hari, hujan dengan intensitas ringan masih berpeluang terjadi di sebagian Kabupaten Kampar dan Kuantan Singingi. Sementara dini hari, kondisi udara kembali cenderung kabur hingga berawan, disertai kemungkinan hujan ringan di wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, dan Kampar.

“Secara umum potensi hujan di Riau menunjukkan tren menurun dalam tiga hari ke depan, meskipun wilayah kita masih berada pada periode musim hujan,” tambah Mari.

BMKG mencatat suhu udara hari ini berkisar antara 23–33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 55–99 persen. Angin bertiup dari arah barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.

Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang di wilayah laut Riau berada pada kategori rendah, yakni 0,5–1,25 meter. Namun gelombang sedang setinggi 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di perairan Dumai–Bengkalis dan Indragiri Hilir sehingga nelayan diimbau tetap waspada.

Terkait pemantauan kebakaran hutan dan lahan, hingga pukul 23.00 WIB terdeteksi 75 titik panas di Pulau Sumatera. Dari jumlah tersebut, satu titik berada di wilayah Riau, tepatnya di Kabupaten Pelalawan.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan informasi cuaca terkini, terutama bagi pengguna transportasi laut dan warga yang beraktivitas di luar ruangan pada malam hingga dini hari. (RB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *