Daerah

Deklarasi Indonesia Bersinar Digelar di Lahat, Komitmen Bersama Berantas Narkoba

12
×

Deklarasi Indonesia Bersinar Digelar di Lahat, Komitmen Bersama Berantas Narkoba

Sebarkan artikel ini
Teks foto:Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto bersama Menteri Desa, Wakil Gubernur Sumsel, dan Bupati Lahat saat Deklarasi Indonesia Bersinar di GOR Kabupaten Lahat, Kamis (22/1/2026). HM/HUC

HarianUpdate.com | Lahat – Pemerintah Kabupaten Lahat menunjukkan komitmen kuat dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba dengan menggelar Deklarasi Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba), Kamis (22/1/2026), di Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang, serta sejumlah pejabat tinggi pusat dan daerah.

Turut hadir jajaran Polri, BNN Provinsi Sumsel, Forkopimda Kabupaten Lahat, para bupati dan wali kota se-Sumatera Selatan, kepala OPD, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, relawan anti narkoba, pelajar, hingga mahasiswa yang bersama-sama menyatakan ikrar komitmen pencegahan narkoba.

Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menyampaikan bahwa pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama dan sejalan dengan arahan Presiden RI melalui Asta Cita, khususnya penguatan pemberantasan narkoba serta pembangunan dari desa dan wilayah pinggiran.

“Kabupaten Lahat saat ini masuk kategori darurat narkoba. Karena itu, kita harus bergandeng tangan untuk memberantas narkoba yang sudah mengancam lingkungan terdekat. Mari selamatkan diri, keluarga, dan generasi penerus bangsa demi terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujar Bursah.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, menegaskan bahwa peredaran narkoba tidak lagi terbatas di wilayah perkotaan, namun telah merambah hingga ke pelosok desa. Melalui program Desa Bersinar, diharapkan benteng pertahanan masyarakat dapat diperkuat sejak dari unit terkecil.

“Sebelum terlambat, mari kita bersinar, bersih dari narkoba. Saya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Lahat yang menjadi inisiator sekaligus tuan rumah deklarasi ini. Ini bukti komitmen moral untuk menjaga generasi muda tetap sehat dan berintegritas,” ujarnya.

Senada dengan itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, mengajak seluruh elemen desa untuk bersatu melawan narkoba.

“Saya mengajak kepala desa, BPD, perangkat desa, dan masyarakat untuk melawan narkoba dengan sungguh-sungguh. Kita tidak boleh kalah dengan para bandar narkoba,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, menyebut deklarasi di Kabupaten Lahat sebagai momentum penting dalam sejarah penanganan narkotika di Indonesia.

“Hari ini kita menyaksikan tonggak awal pembangunan BNN di tingkat kabupaten. Kabupaten Lahat menjadi pelopor dan akan dilanjutkan dengan pembentukan 50 unit layanan terpadu P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika) di berbagai daerah di Indonesia,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemberantasan narkoba harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen bangsa.

“Narkoba adalah musuh bersama. Kita harus berani mengatakan tidak pada narkoba dan tidak boleh menganggap remeh praktik sekecil apa pun,” tegasnya.

Selain penindakan, Kepala BNN RI juga menekankan pentingnya pendekatan rehabilitatif bagi korban penyalahgunaan narkoba.

“Pecandu adalah korban yang harus diselamatkan dan direhabilitasi. Hilangkan stigma negatif terhadap tempat rehabilitasi, karena di sanalah mereka dipulihkan,” pungkasnya. (HM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *