Peristiwa

Jambret Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas di Pekanbaru, Motor Pelaku Dibakar Warga

6
×

Jambret Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas di Pekanbaru, Motor Pelaku Dibakar Warga

Sebarkan artikel ini
Jambret Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas di Pekanbaru, Motor Pelaku Dibakar Warga
Teks foto: Tangkapan layar video viral yang memperlihatkan motor penjambret terbakar di lokasi kejadian Jalan Tengku Bey, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Senin (26/1/2026). Ed/HUC

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Sebuah video yang menampilkan dugaan aksi penjambretan disertai kericuhan warga viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang perempuan tergeletak di badan jalan, sementara sepeda motor yang diduga milik pelaku dibakar oleh massa.

Dalam narasi video yang beredar disebutkan bahwa peristiwa tersebut merupakan aksi jambret di Kota Pekanbaru yang berujung korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu terjadi di Jalan Tengku Bey, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Seorang perempuan pejalan kaki dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak sepeda motor yang dikendarai pelaku penjambretan yang melaju dengan kecepatan tinggi saat berusaha melarikan diri.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, pelaku diduga melakukan penjambretan di kawasan Jalan Kaharuddin Nasution. Usai beraksi, pelaku kabur menggunakan sepeda motor dan sempat dikejar warga yang mengetahui kejadian tersebut.

Dalam upaya meloloskan diri, pelaku memacu kendaraannya hingga memasuki Jalan Tengku Bey, kawasan Simpang Tiga. Namun, diduga pelaku kehilangan kendali atas sepeda motor yang dikendarainya.

Akibatnya, sepeda motor tersebut menabrak seorang perempuan yang sedang berjalan kaki. Benturan keras membuat korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Warga yang menyaksikan peristiwa itu kemudian mengamankan pelaku. Emosi massa sempat memuncak hingga sepeda motor yang digunakan pelaku dibakar. Pelaku juga sempat menjadi sasaran amukan warga sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian.

Kapolsek Bukit Raya, Kompol David Richardo, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun, pihaknya belum dapat menjelaskan secara rinci kronologi kejadian karena masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi.

“Iya, benar. Saat ini kami masih meminta keterangan saksi-saksi,” singkat Kompol David. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *