Pendidikan

Universitas Riau Resmi Lepas 48 Dokter Baru untuk Pelayanan Masyarakat

24
×

Universitas Riau Resmi Lepas 48 Dokter Baru untuk Pelayanan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Universitas Riau Resmi Lepas 48 Dokter Baru untuk Pelayanan Masyarakat
Teks foto: Sebanyak 48 dokter baru Fakultas Kedokteran Universitas Riau mengikuti prosesi Sumpah Dokter ke-73 di Gedung Student Center Universitas Riau. (RB/HUC)

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Fakultas Kedokteran Universitas Riau (Unri) kembali mencetak tenaga medis profesional melalui pelaksanaan Yudisium dan Sumpah Dokter ke-73 yang digelar di Gedung Student Center Universitas Riau. Sebanyak 48 dokter baru secara resmi diambil sumpahnya dan dinyatakan siap mengabdikan diri di bidang kesehatan serta pelayanan masyarakat.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Riau, Prof. Dr. Hermandra, M.A. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada para lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan kedokteran dengan baik.

“Pengambilan sumpah dokter hari ini bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari pengabdian panjang sebagai insan medis. Seorang dokter tidak hanya dituntut cakap secara ilmu, tetapi juga harus menjunjung tinggi etika dan nilai kemanusiaan,” ujar Prof. Hermandr, Rabu (28/1/2026).

Ia menegaskan, tantangan dunia kesehatan ke depan semakin kompleks sehingga para dokter dituntut untuk terus belajar, menjaga profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa diskriminasi.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Riau, Dr. dr. T.B. Odih Rhomdani Wahid, menyatakan rasa bangga atas capaian para lulusan yang telah melalui proses pendidikan dan pembinaan yang ketat.

“Kami berharap para dokter yang hari ini diambil sumpahnya mampu menjaga integritas, kompetensi, dan sikap profesional dalam setiap tindakan medis. Nama almamater juga melekat pada diri saudara sekalian, sehingga harus dijaga dengan baik,” kata Odih.

Prosesi sumpah dokter dipimpin oleh perwakilan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK). Setelah pengucapan sumpah, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serta penyematan atribut profesi sebagai simbol resmi pengukuhan dokter baru.

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Fakultas Kedokteran Universitas Riau, para dosen, serta pimpinan dan direktur sejumlah rumah sakit di Kota Pekanbaru. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan kuatnya sinergi antara institusi pendidikan kedokteran dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Melalui yudisium dan sumpah dokter ini, Universitas Riau menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan dokter yang kompeten, beretika, dan memiliki semangat pengabdian tinggi bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (RB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *