Pendidikan

Ribuan Guru Ikuti Seleksi Kepsek SMA/SMK, Pemprov Riau Fokuskan pada Kualitas

9
×

Ribuan Guru Ikuti Seleksi Kepsek SMA/SMK, Pemprov Riau Fokuskan pada Kualitas

Sebarkan artikel ini
Ribuan Guru Ikuti Seleksi Kepsek SMA/SMK, Pemprov Riau Fokuskan pada Kualitas
Teks foto: Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyampaikan keterangan terkait seleksi calon kepala sekolah SMA/SMK negeri, Rabu (4/2/2026). Ir/HUC

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau terus mendorong peningkatan mutu pendidikan menengah melalui pelaksanaan seleksi calon kepala sekolah (kepsek) SMA dan SMK negeri secara terstruktur dan berbasis sistem. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan sekolah agar mampu menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengatakan bahwa antusiasme guru dan tenaga pendidik untuk mengikuti seleksi tersebut tergolong sangat tinggi. Berdasarkan data awal pendaftaran, sekitar 9.000 guru di Provinsi Riau dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi untuk mengikuti tahapan seleksi calon kepala sekolah.

“Minat untuk menjadi kepala sekolah cukup besar. Dari verifikasi awal, kurang lebih sembilan ribu guru memenuhi syarat dan mendaftar melalui sistem. Setelah dilakukan seleksi berjenjang, jumlahnya mengerucut menjadi 821 peserta,” ujar Syahrial.

Ia menjelaskan, proses seleksi terus berlanjut dan kembali menyaring peserta. Data terbaru menunjukkan sekitar 500 orang masih bertahan dalam tahapan seleksi lanjutan.

Jumlah tersebut masih jauh lebih besar dibandingkan dengan kebutuhan kepala sekolah yang tersedia, yakni sebanyak 69 posisi untuk SMA dan SMK negeri di Provinsi Riau.

“Artinya, persaingan cukup ketat. Namun ini menjadi hal positif, karena kita memiliki banyak kandidat potensial yang bisa dipilih untuk memimpin sekolah,” katanya.

Syahrial menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan berbasis sistem, sesuai ketentuan yang berlaku. Mekanisme ini bertujuan memastikan bahwa kepala sekolah yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi kepemimpinan, manajerial, dan pedagogik yang dibutuhkan.

Menurutnya, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam membangun budaya belajar di sekolah, meningkatkan kinerja guru, serta mendorong prestasi peserta didik.

“Karena itu, proses seleksi harus kredibel. Kita ingin menghasilkan kepala sekolah yang tidak hanya unggul secara administrasi, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada tahapan akhir seleksi dimungkinkan adanya proses wawancara atau penilaian tambahan terhadap kandidat terbaik, sesuai arahan pimpinan dan regulasi yang berlaku.

Pemprov Riau berharap, melalui seleksi ini akan terpilih kepala sekolah yang profesional, berintegritas, dan memiliki visi kuat dalam memajukan pendidikan di daerah. (Ir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *