HarianUpdate.com | Meranti – Penataan penugasan kepala sekolah menjadi pokok pembahasan dalam Rapat Koordinasi Kepala Sekolah jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Kepulauan Meranti yang dibuka langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar di Aula Afifa Selatpanjang, Kamis (5/2/2026).
Rapat koordinasi tersebut digelar sebagai langkah tindak lanjut atas diberlakukannya Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah serta Keputusan Mendikdasmen Nomor 129/P/2025 mengenai substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS). Kedua regulasi itu menjadi dasar baru dalam penataan kepemimpinan satuan pendidikan agar lebih terarah dan profesional.
Dalam sambutannya, Asmar menyebutkan bahwa forum koordinasi ini memiliki arti penting untuk menyamakan pemahaman sekaligus memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan mutu pendidikan daerah.
“Pendidikan adalah pilar utama pembangunan. Keberhasilan kita menyiapkan generasi yang berkualitas sangat bergantung pada keseriusan semua pihak dalam mengelola sektor ini,” ujar Asmar.
Ia menegaskan bahwa kepala sekolah memegang peran strategis sebagai pemimpin pembelajaran di sekolah. Tidak hanya mengelola administrasi, kepala sekolah juga dituntut mampu menjadi motor penggerak perubahan serta teladan bagi guru dan peserta didik.
Bupati Meranti itu meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat segera menindaklanjuti ketentuan penugasan kepala sekolah sesuai aturan terbaru, termasuk menyiapkan solusi bagi kepala sekolah yang masa tugasnya telah berakhir agar tidak menimbulkan kekosongan kepemimpinan.
“Mekanisme pengangkatan calon kepala sekolah harus jelas, transparan, dan sesuai ketentuan. Jangan sampai persoalan teknis menghambat proses peningkatan kualitas pendidikan,” tegasnya.
Selain itu, Asmar juga menyoroti pentingnya peningkatan disiplin aparatur dan tenaga pendidik, pengelolaan anggaran pendidikan yang akuntabel, serta upaya pencegahan pungutan liar, perundungan, dan kekerasan di lingkungan sekolah.
Ia turut mendorong penguatan pendidikan karakter, peningkatan kemampuan literasi dan numerasi, serta pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari transformasi pembelajaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti, Tunjiarto, mengatakan bahwa rapat koordinasi ini menjadi sarana evaluasi dan penguatan koordinasi antar satuan pendidikan.
“Secara umum kondisi penyelenggaraan pendidikan di Kepulauan Meranti berjalan baik dan kondusif. Proses belajar mengajar di jenjang PAUD hingga SMP terlaksana dengan dukungan masyarakat,” katanya.
Rakor tersebut dihadiri Ketua DPRD Kepulauan Meranti Khalid Ali, Anggota DPRD Cuncun, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, para kepala sekolah, serta undangan lainnya. Diharapkan kegiatan ini mampu memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pendidikan Kepulauan Meranti yang berkualitas dan berdaya saing. (SR)











