HarianUpdate.com | Kuansing – Upaya meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia (lansia) di Kabupaten Kuantan Singingi terus menunjukkan hasil positif. Sebanyak 42 lansia di Desa Hulu Teso, Kecamatan Logas Tanah Darat, resmi menyelesaikan pendidikan di Sekolah Lansia Sehat Ceria dan mengikuti prosesi wisuda, Rabu (11/2/2026).
Program pendidikan nonformal ini sekaligus mengukuhkan Desa Hulu Teso sebagai desa pertama di Provinsi Riau yang mampu menyelenggarakan sekolah lansia hingga jenjang Standar 2, sebuah capaian yang dinilai menjadi terobosan dalam pengembangan pendidikan sepanjang hayat.
Dari total peserta yang diwisuda, 23 orang dinyatakan lulus pada jenjang Standar 1 dan 19 orang menuntaskan pendidikan di jenjang Standar 2.
Asisten II Setda Kuantan Singingi, Drs. Napisman, yang mewakili Bupati Kuansing, menyebutkan bahwa sekolah lansia merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) di semua kelompok usia.
“Pendidikan tidak mengenal batas usia. Melalui sekolah lansia ini, para orang tua kita tetap bisa belajar, menjaga kesehatan, serta mempertahankan semangat hidup yang positif,” ujar Napisman.
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, yang menempatkan lansia sebagai subjek pembangunan yang tetap memiliki peran dan potensi.
Kepala Desa Hulu Teso, Mahfud, menjelaskan bahwa kurikulum Sekolah Lansia Sehat Ceria dirancang sederhana, aplikatif, dan dekat dengan kebutuhan lansia sehari-hari. Materi pembelajaran meliputi kesehatan, pola hidup bersih dan sehat, kemandirian, serta penguatan peran lansia di lingkungan keluarga.
“Proses belajar dilakukan dua kali dalam sebulan. Selain penyampaian materi, peserta juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Tujuannya agar lansia tetap sehat, mandiri, dan produktif,” jelas Mahfud.
Ia menambahkan, pemerintah desa berkomitmen menjaga keberlangsungan sekolah lansia dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk dunia usaha melalui program CSR.
Sementara itu, perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Dr. Alti Ida Anugrah, menilai keberhasilan Desa Hulu Teso mencapai jenjang Standar 2 merupakan capaian yang patut diapresiasi.
“Pada Standar 1, lansia dibekali kemampuan merawat diri sendiri. Di Standar 2, mereka mulai diarahkan agar mampu memberi dampak positif bagi keluarga. Ke depan, kita dorong sampai Standar 3 agar lansia juga dapat berkontribusi di tingkat masyarakat,” ungkapnya.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru. Para peserta tampak bangga mengenakan atribut wisuda, menjadi simbol bahwa semangat belajar dapat terus tumbuh meski usia telah lanjut.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala DP2KBP3A Kuansing Mardansyah, Ketua TP PKK Kuansing Yulia Herma Suhardiman, serta Anggota DPRD Kuansing Solehudin. (EL)











