HarianUpdate.com | Pekanbaru – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Riau mengintensifkan persiapan menjelang pelaksanaan kegiatan “Penyampaian Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik: Opini Ombudsman Republik Indonesia Tahun 2025” yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Riau, Muhammad Lukman, memimpin rapat koordinasi bersama para ketua tim di lingkungan kanwil, Kamis (12/2/2026). Rapat ini difokuskan pada pemantapan kesiapan teknis maupun substansi pelayanan.
Dalam arahannya, Muhammad Lukman menekankan bahwa penilaian Ombudsman RI memiliki arti strategis bagi peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam sektor pelayanan publik.
“Penilaian ini menjadi tolok ukur sejauh mana komitmen kita menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, serta bebas dari praktik maladministrasi,” ujarnya.
Ia menegaskan, seluruh unsur harus memastikan setiap aspek pelayanan berjalan sesuai standar operasional prosedur, mulai dari administrasi, mekanisme layanan, hingga sikap dan perilaku petugas di lapangan.
Selain itu, Lukman juga meminta setiap tim memahami peran dan tanggung jawabnya masing-masing agar proses penilaian dapat dihadapi secara terstruktur dan terkoordinasi.
“Kunci keberhasilan ada pada kerja sama, ketelitian, dan konsistensi. Semua harus bergerak dalam satu irama untuk memberikan gambaran kinerja terbaik institusi,” katanya.
Aspek kedisiplinan aparatur turut menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Menurut Lukman, profesionalisme dan integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
Dengan berbagai langkah persiapan yang dilakukan, Kanwil Ditjenpas Riau optimistis mampu menunjukkan kinerja optimal dalam penilaian Opini Ombudsman RI Tahun 2025. Lebih jauh, upaya ini diharapkan dapat memperkuat citra lembaga sebagai bagian dari pemerintah pusat yang adaptif, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan publik. (Ir)











