Peristiwa

Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera Tangani Kebakaran di Belasan Lokasi di Riau

6
×

Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera Tangani Kebakaran di Belasan Lokasi di Riau

Sebarkan artikel ini
Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera Tangani Kebakaran di Belasan Lokasi di Riau
Teks foto: Personel Manggala Agni Riau melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di salah satu titik karhutla di Provinsi Riau, Jumat (13/2/2026). RB/HUC

HarianUpdate.com | Riau – Tim Pemadaman Darat Manggala Agni Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera saat ini tengah berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di 12 titik pada sejumlah daerah di Provinsi Riau, Jumat (13/2/2026).

Koordinator Teknis Dalkarhut Seksi Wilayah II, Edwin Putra, mengatakan bahwa operasi pemadaman melibatkan personel dari Manggala Agni Riau yang bekerja bersama unsur terkait di berbagai kabupaten dan kota.

“Hari ini tim kami masih berada di lapangan dan melakukan proses pemadaman di 12 lokasi yang tersebar di beberapa wilayah Riau,” ujar Edwin saat dikonfirmasi Harianupdate.om.

Ia menjelaskan, untuk Kabupaten Kampar, titik karhutla berada di Desa Rimbo Panjang dan Desa Karya Indah. Sementara di Kota Dumai, tim difokuskan pada pemadaman di Kelurahan Bukit Timah.

Selain itu, pemadaman juga dilakukan di Kepenghuluan Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir. Di Kabupaten Bengkalis, terdapat tiga lokasi yang ditangani, masing-masing di Desa Sukarjo Mesim (Rupat), Desa Bumbung, serta Desa Tanjung Leban.

Di wilayah Kabupaten Siak, tim bergerak di dua titik, yakni Desa Buatan dan Desa Kotoringin. Sedangkan di Kabupaten Pelalawan, pemadaman berlangsung di tiga lokasi, yaitu Kelurahan Teluk Meranti, Desa Teluk Beringin, serta Desa Pulau Muda.

Edwin menambahkan, sekitar 180 personel atau sekitar dua pertiga dari total kekuatan Manggala Agni dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.

“Seluruh tim masih bekerja di lapangan bersama instansi terkait untuk memastikan api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” tegasnya.

Upaya pemadaman ini merupakan bagian dari langkah cepat pemerintah dalam menekan potensi meluasnya karhutla serta meminimalisir dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. (RB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *