Peristiwa

Insiden Berdarah di Tualang, Korban Alami Luka Tusuk dan Luka Wajah

2
×

Insiden Berdarah di Tualang, Korban Alami Luka Tusuk dan Luka Wajah

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Tiga korban pengeroyokan terlihat mengalami luka pada bagian wajah dan tubuh usai diduga diserang secara beramai-ramai, Sabtu malam (14/2/2026). RB/HUC

HarianUpdate.com | Tualang – Dugaan tindak pidana pengeroyokan terjadi di Kampung Tengah Maredan, wilayah Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, pada Sabtu malam (14/2/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Peristiwa tersebut disebut-sebut melibatkan puluhan orang dan menyebabkan tiga warga mengalami luka-luka.

Insiden berlangsung di depan sebuah warung milik warga setempat. Tiga korban yang diketahui bernama Tosasa Dodo Laia, Dito Pusman Buulolo, dan Sinema Zatulo Buulolo diduga diserang secara beramai-ramai oleh lebih dari 20 orang yang disebut berasal dari rombongan seseorang berinisial SG.

Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula saat mereka hendak pulang ke rumah karena waktu sudah larut malam. Namun, secara tiba-tiba sekelompok orang datang dan langsung melakukan penyerangan.

Akibat kejadian tersebut, Tosasa Dodo Laia mengalami luka tusuk di bagian punggung kiri serta luka robek di pipi. Dito Pusman Buulolo mengalami luka pada bagian wajah hingga mengeluarkan darah. Sementara Sinema Zatulo Buulolo mengalami luka di tangan kiri serta luka di pipi.

Para korban mengaku tidak melakukan perlawanan karena jumlah terduga pelaku jauh lebih banyak. Mereka juga menyatakan tidak memiliki masalah pribadi sebelumnya dengan pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

Saksi di lokasi, Pantun Pardede, yang juga pemilik warung tempat kejadian, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Memang terjadi keributan di depan warung saya malam itu. Saya sempat mencoba melerai, tapi jumlah mereka banyak, sekitar 20 orang. Saya tidak sanggup menghentikan,” ujarnya kepada Harianupdate.com, Minggu (15/2/2026).

Ia menambahkan, warga sekitar menilai kejadian tersebut lebih mengarah pada dugaan pengeroyokan dibanding perkelahian biasa.

Ketiga korban menyatakan akan menempuh jalur hukum dengan membuat laporan resmi ke Polsek Tualang. Mereka berharap aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami tidak terima atas kejadian ini dan akan melapor ke polisi supaya para pelaku diproses sesuai hukum,” ujar salah seorang korban.

Para korban juga meminta agar pihak kepolisian segera mengamankan pihak-pihak yang terlibat, mengingat adanya luka tusuk dan luka serius yang mereka alami.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Korban berharap kasus ini dapat diusut secara transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (RB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *