HarianUpdate.com | Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau terus memperluas jaringan akademik internasional. Rektor UIN Suska Riau Leny Nofianti mengatakan bahwa internasionalisasi perguruan tinggi merupakan langkah penting dalam meningkatkan reputasi kampus di tingkat global.
Menurutnya, pencapaian akreditasi unggul dari BAN-PT pada tahun 2024 menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kolaborasi lintas negara.
“Kerja sama dengan sejumlah universitas ditingkat internasional diarahkan pada berbagai program strategis. Di antaranya pertukaran dosen melalui visiting lecturer dan visiting professor, penelitian bersama, publikasi ilmiah di jurnal bereputasi internasional, hingga pengembangan kurikulum dengan standar global,” ujar Leny melalui pesan singkat kepada Harianupdate.com, Minggu (22/2/2026).
Beberapa perguruan tinggi yang telah menjalin kemitraan dengan UIN Suska Riau antara lain Nazarbayev University, Al-Farabi Kazakh National University, Khoja Akhmet Yassawi International Kazakh-Turkish University, Suleyman Demirel University, serta Egyptian University of Islamic Culture Nur-Mubarak.
Kerja sama tersebut turut difasilitasi oleh pihak KBRI Astana sebagai bagian dari upaya diplomasi pendidikan Indonesia di kawasan Asia Tengah.
“Beberapa bentuk kolaborasi bahkan telah berjalan. Sejumlah guru besar dan dosen dari UIN Suska Riau telah melaksanakan program visiting professor maupun visiting lecturer di beberapa universitas di Kazakhstan. Bidang yang dikembangkan mencakup agroteknologi, teknik elektro, informatika, sistem informasi, pendidikan bahasa, hingga studi pendidikan Islam,” lanjutnya.
Kolaborasi ini juga membuka peluang penelitian bersama terkait berbagai isu global seperti transformasi digital dalam pendidikan, teknologi berkelanjutan, serta pengembangan konsep ekoteologi yang memadukan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman.
Dalam Rencana Strategis 2025–2029, UIN Suska Riau menempatkan internasionalisasi sebagai salah satu fokus utama pengembangan institusi. Program tersebut meliputi penguatan sistem tata kelola berbasis digital, peningkatan kinerja dosen, serta upaya masuk dalam pemeringkatan universitas dunia.
“Dukungan dari KBRI Astana diharapkan semakin membuka peluang bagi akademisi UIN Suska Riau untuk menjalin kerja sama dengan kampus-kampus unggulan di Kazakhstan, sekaligus memperkenalkan pendidikan tinggi Islam Indonesia di tingkat global,” ucap Leny.
Melalui kerja sama ini, Leny berharap, UIN Suska Riau dapat terus memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat internasional. (IR)











