Daerah

3700 PPPK Paruh Waktu Bengkalis Terima SK, Bupati Tegaskan Tak Ada Honorer Diberhentikan

19
×

3700 PPPK Paruh Waktu Bengkalis Terima SK, Bupati Tegaskan Tak Ada Honorer Diberhentikan

Sebarkan artikel ini
egawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu saat dilantik oleh Bupati, Kasmarni
Teks foto: Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu saat dilantik oleh Bupati, Kasmarni, di Lapangan Tugu Bengkalis, Senin (5/1/2026). Zulazmi/Harianupdate

HarianUpdate.com | Bengkalis – Sebanyak 3.700 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan, Senin (5/1/2026). Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Bupati Bengkalis, Kasmarni, di Lapangan Tugu Bengkalis.

Ribuan PPPK Paruh Waktu yang hadir tampak mengenakan seragam Korpri, menandai dimulainya peran dan tanggung jawab baru sebagai bagian dari aparatur sipil di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Kasmarni menegaskan bahwa selama kepemimpinan Kasmarni–Bagus Santoso, pemerintah daerah tidak pernah mengambil kebijakan pemberhentian tenaga honorer. Sebaliknya, pemerintah terus memperjuangkan keberlanjutan nasib tenaga honorer hingga memperoleh kepastian status melalui berbagai skema kebijakan, termasuk pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu.

“Pengangkatan ini bukanlah hadiah, melainkan hasil dari proses panjang dan perjuangan yang tidak singkat. Karena itu, kami berharap seluruh PPPK Paruh Waktu dapat mensyukuri amanah dan kepercayaan yang diberikan,” ujar Kasmarni.

Bupati juga menyampaikan sejumlah arahan penting. Ia meminta seluruh PPPK Paruh Waktu untuk meningkatkan integritas, disiplin, etos kerja, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Mulai hari ini, saudara-saudari sudah menjadi bagian dari sistem birokrasi daerah. Jangan larut dalam euforia pengangkatan, tetapi tunjukkan kinerja terbaik melalui pelayanan yang nyata kepada masyarakat,” tegasnya.

Kasmarni menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis membutuhkan aparatur yang memiliki komitmen tinggi, dedikasi, kejujuran, serta loyalitas terhadap pemerintah dan masyarakat, guna mewujudkan Bengkalis sebagai daerah yang bermarwah, maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Selain itu, ia mendorong PPPK Paruh Waktu untuk terus meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri, agar mampu mengikuti perkembangan birokrasi modern serta mengimplementasikan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas.

Bupati Bengkalis juga mengingatkan agar PPPK Paruh Waktu berperan aktif dalam meluruskan informasi yang tidak benar terkait pemerintah daerah, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun melalui media sosial.

“Jadilah penyampai informasi yang benar, menyejukkan, dan konstruktif, sekaligus ikut menjaga citra serta marwah Pemerintah Kabupaten Bengkalis,” pesannya.

Di akhir sambutan, Kasmarni meminta seluruh kepala perangkat daerah untuk terus melakukan pembinaan, pengawasan, dan evaluasi kinerja secara berkelanjutan, agar keberadaan PPPK Paruh Waktu benar-benar memberikan kontribusi positif bagi organisasi perangkat daerah (OPD) dan masyarakat luas. (Za)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *