HarianUpdate.com | Meranti – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menemui Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto, guna membahas kondisi infrastruktur strategis di wilayah Kepulauan Meranti. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor DPRD Provinsi Riau, Pekanbaru, Rabu (21/1/2026).
Dalam pertemuan itu, Bupati Asmar didampingi Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Khalid Ali, S.E., serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kepulauan Meranti, Rahmat Kurnia, S.T. Mereka menyampaikan sejumlah persoalan infrastruktur, khususnya kondisi jembatan dan ruas jalan berstatus provinsi yang mengalami kerusakan cukup parah.
Bupati Asmar menegaskan bahwa beberapa jembatan dan jalan provinsi di Kepulauan Meranti membutuhkan penanganan segera karena berdampak langsung terhadap mobilitas dan keselamatan masyarakat.
“Kami menyampaikan usulan prioritas, terutama perbaikan jembatan dan jalan provinsi yang kondisinya sudah rusak berat dan sangat memengaruhi aktivitas warga,” kata Asmar.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto, mengakui keterbatasan anggaran daerah akibat berkurangnya dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Meski demikian, ia memastikan DPRD tetap berupaya mencari solusi terbaik.
“Kondisi APBD memang terbatas, namun kami akan berusaha mencari ruang anggaran agar kebutuhan masyarakat tetap bisa ditangani,” ujarnya.
Kaderismanto menambahkan, persoalan infrastruktur di Kepulauan Meranti menjadi perhatian serius DPRD Provinsi Riau, terutama keberadaan dua jembatan yang telah roboh dan menjadi akses vital masyarakat.
“Jembatan-jembatan ini sangat mendesak karena sudah tidak bisa difungsikan. Penanganannya harus menjadi prioritas pada tahun 2026,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Asmar mengapresiasi respons positif yang diberikan DPRD Provinsi Riau. Ia berharap perjuangan tersebut tidak hanya berhenti di tingkat provinsi, tetapi juga dapat diperjuangkan hingga ke pemerintah pusat.
“Yang paling mendesak saat ini adalah Jembatan Panglima Sampul yang kondisinya rusak berat. Selain itu, Jembatan Selat Akar dan sejumlah ruas jalan juga akan kami usulkan untuk mendapat perhatian,” jelasnya.
Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Khalid Ali, S.E., turut berharap adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD provinsi, dan pemerintah pusat agar pembangunan infrastruktur di Kepulauan Meranti dapat dipercepat.
“Mudah-mudahan upaya yang dilakukan ini mendapat dukungan semua pihak. Apa yang diperjuangkan hari ini adalah harapan masyarakat Kepulauan Meranti,” ujarnya.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam percepatan penanganan infrastruktur vital di Kepulauan Meranti, khususnya jembatan dan jalan, guna menunjang mobilitas, perekonomian, serta kesejahteraan masyarakat. (SR)











