Daerah

Dari Desa ke Kursi Bupati, Kiprah Panjang Suhardiman Amby di Dunia Organisasi dan Politik

5
×

Dari Desa ke Kursi Bupati, Kiprah Panjang Suhardiman Amby di Dunia Organisasi dan Politik

Sebarkan artikel ini
Dari Desa ke Kursi Bupati, Kiprah Panjang Suhardiman Amby di Dunia Organisasi dan Politik
Teks foto: Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, M.M, saat memberikan sambutan pada kegiatan pemerintahan daerah Kuantan Singingi pada beberapa Waktu lalu. (EL/HUC)

HarianUpdate.com | Kuansing – Nama Dr. H. Suhardiman Amby, M.M kini menjadi salah satu figur penting dalam pemerintahan daerah di Provinsi Riau. Ia dipercaya masyarakat memimpin Kabupaten Kuantan Singingi sebagai Bupati untuk periode 2025–2030 bersama Wakil Bupati Muklisin.

Suhardiman dikenal sebagai pemimpin yang memiliki perjalanan panjang di dunia organisasi, politik, hingga pemerintahan sebelum akhirnya menakhodai daerah yang identik dengan tradisi budaya Pacu Jalur tersebut.

Suhardiman Amby lahir di Pulau Panjang Hilir, Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuantan Singingi pada 16 Juli 1969. Ia merupakan putra daerah yang tumbuh dan besar di tengah masyarakat Kuansing.

Latar belakang kehidupan di desa membuatnya memahami secara langsung kondisi sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Saat ini, Suhardiman juga berdomisili di Desa Pulau Panjang Hulu, Kecamatan Inuman.

Kedekatan dengan masyarakat desa menjadi salah satu karakter kepemimpinannya. Dalam berbagai kesempatan, ia kerap menegaskan bahwa pembangunan daerah harus berangkat dari kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan daerah tidak bisa dilakukan sendiri. Kita membutuhkan dukungan semua pihak agar Kuantan Singingi bisa berkembang dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ujar Suhardiman Amby.

Perjalanan organisasinya dimulai sejak usia muda. Ia aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan yang menjadi wadah untuk menyuarakan aspirasi masyarakat.

Pada periode 1990 hingga 2000, Suhardiman Amby menjabat sebagai Ketua Umum LSM AMAR. Melalui organisasi tersebut, ia aktif memperjuangkan berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.

Pengalaman berorganisasi itu kemudian membawanya terjun ke dunia politik. Pada tahun 2003 hingga 2007, ia dipercaya sebagai Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Nasional Indonesia.

Selain itu, ia juga pernah memimpin Pemuda Reformasi wilayah Riau pada periode 2004 hingga 2007. Keterlibatan dalam berbagai organisasi membuat jaringan serta pengaruhnya semakin luas.

Karier organisasinya terus berkembang ketika ia dipercaya menjabat sebagai Sekretaris DPD KNPI Provinsi Riau pada periode 2008 hingga 2011. Melalui peran tersebut, Suhardiman aktif mendorong peran generasi muda dalam pembangunan daerah.

Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Partai Kebangkitan Nasional Ulama pada periode 2009 hingga 2019. Selama memimpin organisasi itu, Suhardiman dikenal aktif memperkuat konsolidasi politik serta memperluas jaringan organisasi di berbagai daerah.

Karier politiknya semakin berkembang ketika ia dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Cabang Partai Hanura Kabupaten Kuantan Singingi pada periode 2019 hingga 2020.

Selain aktif di organisasi dan partai politik, Suhardiman Amby juga memiliki pengalaman panjang di lembaga legislatif. Ia pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Riau pada periode 2004–2009.

Beberapa tahun kemudian, masyarakat kembali mempercayainya untuk duduk di kursi legislatif sebagai Anggota DPRD Provinsi Riau pada periode 2014–2019.

Pengalaman sebagai legislator tersebut memberikan pemahaman yang luas tentang proses penyusunan kebijakan daerah, pengawasan jalannya pemerintahan, serta pengelolaan anggaran pembangunan.

Perjalanan panjang tersebut akhirnya mengantarkan Suhardiman Amby ke kursi kepala daerah. Ia pertama kali dilantik sebagai Bupati Kuantan Singingi pada 14 Juli 2023 oleh Gubernur Riau saat itu.

Kemudian pada periode berikutnya, ia kembali dipercaya masyarakat untuk memimpin Kuantan Singingi bersama Wakil Bupati Muklisin.

Pelantikan keduanya dilakukan pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Republik Indonesia di Istana Negara untuk masa jabatan 2025–2030.

Sebagai putra daerah, Suhardiman juga menaruh perhatian besar terhadap pelestarian budaya lokal Kuantan Singingi. Ia menilai tradisi dan kearifan lokal harus tetap dijaga sebagai identitas masyarakat.

“Budaya adalah jati diri daerah. Tradisi seperti Pacu Jalur harus terus kita lestarikan agar tetap menjadi kebanggaan masyarakat Kuansing,” katanya.

Dengan pengalaman panjang di dunia organisasi, politik, dan pemerintahan, Suhardiman Amby kini memikul tanggung jawab besar untuk membawa Kabupaten Kuantan Singingi menuju pembangunan yang lebih maju serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (EL)

Advetorial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *