Daerah

Infrastruktur Baru di Lahat, Solusi Atasi Kemacetan dan Polusi Angkutan Batu Bara

9
×

Infrastruktur Baru di Lahat, Solusi Atasi Kemacetan dan Polusi Angkutan Batu Bara

Sebarkan artikel ini
Infrastruktur Baru di Lahat, Solusi Atasi Kemacetan dan Polusi Angkutan Batu Bara
Teks foto: Gubernur Sumsel, Herman Deru, bersama Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, saat meresmikan jalan hauling batu bara milik PT Levi Bersaudara Abadi di Kecamatan Merapi Timur, Jumat (13/2/2026). HR/HUC

HarianUpdate.com | Lahat – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan meresmikan jalan hauling batu bara milik PT Levi Bersaudara Abadi di Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, Jumat (13/2/2026). Peresmian ini menandai dimulainya operasional jalur khusus angkutan batu bara yang selama ini kerap melintas di jalan umum dan menimbulkan berbagai keluhan masyarakat.

Jalan hauling tersebut diresmikan langsung oleh Herman Deru. Kehadiran jalur khusus ini dinilai menjadi titik balik dalam penataan transportasi angkutan tambang sekaligus membuka harapan baru terhadap peningkatan keselamatan, kenyamanan, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Peresmian turut dihadiri Ketua Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online Lahat, Daud, bersama Sekretaris Heri Susanto. Kehadiran organisasi pers tersebut menunjukkan komitmen untuk mengawal pembangunan daerah sekaligus menyampaikan informasi yang berimbang kepada publik.

Sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda juga tampak hadir, di antaranya Bursah Zarnubi, Edison, Wakil Bupati Lahat, Dandim 0405/Lahat, Kapolres Lahat, Danramil 405-02 Merapi, para camat se-wilayah Merapi, kepala desa, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa pembangunan jalan hauling ini merupakan jawaban atas aspirasi masyarakat yang selama ini terdampak langsung oleh aktivitas angkutan batu bara.

“Kita tidak hanya membangun jalan, tetapi juga membangun kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya jalur khusus ini, warga Lahat, khususnya di kawasan Merapi, bisa merasakan lingkungan yang lebih aman, bersih, dan tertib,” ujarnya.

Jalan hauling tersebut memiliki panjang sekitar 26,4 kilometer dengan lebar 30 meter. Infrastruktur ini dirancang khusus untuk menampung lalu lintas kendaraan angkutan batu bara agar tidak lagi menggunakan jalan umum.

Pengalihan jalur angkutan ke jalan khusus diperkirakan akan mengurangi kemacetan, menekan angka kecelakaan lalu lintas, serta menurunkan tingkat polusi udara yang selama ini dikeluhkan warga.

Sementara itu, Bursah Zarnubi menyampaikan apresiasi kepada pihak perusahaan atas komitmen membangun jalan khusus tersebut.

“Kita semua mengetahui persoalan angkutan tambang di Kabupaten Lahat cukup kompleks. Dengan adanya jalan hauling ini, kami berharap kemacetan dan debu yang selama ini dirasakan masyarakat dapat berkurang secara signifikan,” kata Bursah.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan agar seluruh kendaraan angkutan batu bara benar-benar memanfaatkan jalur khusus yang telah disediakan.

“Ini menjadi wujud nyata komitmen kami dalam menata sektor pertambangan agar selaras dengan kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Peresmian jalan hauling ini sekaligus menjadi sinyal kuat sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta dalam mencari solusi atas persoalan klasik angkutan batu bara di Kabupaten Lahat. Masyarakat pun berharap komitmen tersebut dijalankan secara konsisten demi terciptanya lingkungan yang lebih aman dan nyaman. (HR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *