HarianUpdate.com | Kuansing – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Waka Polda) Riau, Hengki Haryadi, melakukan kunjungan kerja dalam rangka asistensi serta pemeriksaan langsung pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang berada di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi.
Rombongan Waka Polda Riau tiba menggunakan helikopter dan mendarat di helipad Lapangan Bola Desa Muara Tiu Makmur, Kecamatan Pucuk Rantau. Kehadiran tersebut disambut oleh Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, Kapolres Kuansing, Hidayat Perdana, jajaran Forkopimda Kuansing, pejabat utama Polda Riau, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.
Agenda diawali dengan pertemuan silaturahmi di Masjid Al Mujahadah Desa Muara Petai. Selanjutnya, rombongan meninjau langsung progres pembangunan jembatan gantung sepanjang 83 meter yang menghubungkan Desa Muara Petai dengan Desa Muara Tiu Makmur.
Dalam arahannya, Brigjen Pol. Hengki Haryadi menjelaskan bahwa Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bagian dari program strategis nasional yang menjadi tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia kepada TNI dan Polri untuk menghadirkan pembangunan hingga ke daerah terpencil.
“Pembangunan ini bertujuan membuka keterisolasian wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta memastikan anak-anak dapat pergi ke sekolah dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari sinergi kuat antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar pembangunan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Polda Riau terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dan masyarakat Kecamatan Pucuk Rantau, kami mengucapkan terima kasih atas pembangunan jembatan ini. Forkopimda Kuansing siap terus bersinergi untuk mendukung program-program pembangunan demi kemajuan daerah,” ungkapnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Repriyanto, putra daerah Kecamatan Pucuk Rantau sekaligus mantan Sekretaris Jenderal Sapma PP Riau. Ia menilai pembangunan jembatan tersebut sangat tepat sasaran dan menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.
“Jembatan ini merupakan akses utama bagi anak-anak kami untuk bersekolah, juga bagi petani menuju kebun sawit. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Waka Polda Riau dan jajaran Polda Riau,” kata Repriyanto kepada Harianupdate.com, Sabtu (14/2/2026).
Menurutnya, kehadiran jembatan gantung tersebut memberikan dampak besar terhadap kelancaran mobilitas warga, memperpendek jarak tempuh, serta meningkatkan keamanan dalam beraktivitas sehari-hari.
Ia berharap program pembangunan infrastruktur serupa dapat terus berlanjut dan menyentuh desa-desa lain yang masih membutuhkan akses penghubung.
“Program Jembatan Merah Putih Presisi bukan hanya membangun fisik, tetapi juga membangun harapan dan kepercayaan masyarakat kepada negara,” pungkas Repriyanto. (AN)











