Daerah

Kunjungi BLK Lahat, Menaker Tekankan Penguatan SDM Lokal

39
×

Kunjungi BLK Lahat, Menaker Tekankan Penguatan SDM Lokal

Sebarkan artikel ini
Kunjungi BLK Lahat, Menaker Tekankan Penguatan SDM Lokal
Teks foto: Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, didampingi Bupati Lahat Bursah Zarnubi saat meninjau sarana dan kegiatan pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Lahat, Senin (9/2/2026). HR/HUC

HarianUpdate.com | Lahat – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D, melakukan kunjungan kerja ke Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Lahat, Senin (9/2/2026). Dalam kunjungan tersebut, Menaker didampingi langsung oleh Bupati Lahat, Bursah Zarnubi.

Kunjungan ini bertujuan melihat secara langsung pelaksanaan pelatihan vokasi sekaligus memastikan program yang dijalankan BLK selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sehingga mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.

Kepala UPT BLK Lahat, Agus Senang, S.IP., M.M., menjelaskan bahwa saat ini BLK Lahat menyelenggarakan tujuh kejuruan pelatihan. Di antaranya menjahit pakaian menggunakan mesin, pemeliharaan kendaraan ringan, practical office advance, tata boga pembuatan roti dan kue, rias pengantin muslimah modifikasi, pengelasan, serta pemeliharaan dan perawatan AC rumah tangga.

“Setiap kejuruan diikuti lebih dari 16 peserta, sehingga total peserta mencapai 112 orang. Saat ini kami memiliki 12 program pelatihan, dan pada 2026 berencana menambah beberapa kejuruan baru dengan dukungan APBD,” terang Agus.

Ia menambahkan, seluruh kegiatan pelatihan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam bentuk dana hibah. Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta berhak mengikuti uji sertifikasi kompetensi dan memperoleh sertifikat resmi.

Sementara itu, Menaker RI Prof. Yassierli menilai BLK Lahat memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul. Oleh karena itu, ia ingin memastikan secara langsung kesiapan sarana dan prasarana balai tersebut.

“Kita harus berupaya menjadikan BLK ini seperti balai milik pemerintah pusat, bukan hanya sebagai pusat pelatihan vokasi, tetapi juga pusat inovasi, kewirausahaan, dan pengembangan produktivitas,” ujarnya.

Menaker juga menyoroti potensi besar Kabupaten Lahat, mulai dari keberadaan bandara, kawasan ekonomi, hingga sumber daya tambang yang dapat dioptimalkan. Menurutnya, potensi tersebut harus diimbangi dengan penguatan kualitas SDM lokal.

“Kita tidak ingin investasi yang masuk justru lebih banyak membawa tenaga kerja asing. Yang kita dorong, investasi hadir dan yang bekerja adalah tenaga kerja Indonesia. Inilah kunci menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya. (HR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *