Daerah

Pemkab Lahat Isi Kekosongan Jabatan, 139 Kepala Sekolah Resmi Ditugaskan

5
×

Pemkab Lahat Isi Kekosongan Jabatan, 139 Kepala Sekolah Resmi Ditugaskan

Sebarkan artikel ini
Pemkab Lahat Isi Kekosongan Jabatan, 139 Kepala Sekolah Resmi Ditugaskan
Teks foto: Bupati Lahat Bursah Zarnubi menyerahkan surat keputusan penugasan kepada salah satu guru yang diangkat sebagai kepala sekolah dalam kegiatan di Gedung Pertemuan Pemkab Lahat, Senin (2/2/2026) HR/HUC

HarianUpdate.com | Lahat – Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menyerahkan sebanyak 139 surat keputusan (SK) penugasan kepada guru yang mendapat amanah sebagai kepala sekolah jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Penyerahan SK berlangsung di Gedung Pertemuan Pemerintah Kabupaten Lahat, Senin (2/2/2026). Penugasan tersebut mencakup satu kepala TK, 64 kepala SD, dan 74 kepala SMP yang akan bertugas di sejumlah sekolah, baik di wilayah perkotaan maupun kecamatan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, Niel Aldrin, menjelaskan bahwa penerbitan SK tersebut melalui sejumlah tahapan administratif.

“Prosesnya diawali dengan identifikasi kebutuhan dan kekosongan jabatan, kemudian seleksi administrasi dan kualifikasi. Selanjutnya ada pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara hingga rekomendasi dari Dinas Pendidikan sebelum SK diterbitkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penempatan kepala sekolah sesuai kebutuhan serta mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di Kabupaten Lahat.

Sementara itu, Bupati Bursah Zarnubi menyampaikan ucapan selamat kepada para guru yang menerima penugasan. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab dan integritas dalam menjalankan amanah.

“Kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan mutu pendidikan di satuan pendidikan masing-masing. Saya berharap jabatan ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” katanya.

Ia juga meminta para kepala sekolah yang baru menerima SK untuk menjaga disiplin serta membangun sinergi dengan guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, dan orang tua siswa.

“Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Komunikasi dan kolaborasi menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Lahat,” tegasnya.

Menurutnya, penugasan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan kualitas pendidikan serta mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. (HR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *