Daerah

Pemprov Riau Perkuat Ekonomi Desa, Indeks Desa Masuk 10 Besar Nasional

6
×

Pemprov Riau Perkuat Ekonomi Desa, Indeks Desa Masuk 10 Besar Nasional

Sebarkan artikel ini
Pemprov Riau Perkuat Ekonomi Desa, Indeks Desa Masuk 10 Besar Nasional
Teks foto: Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto. (RB/HUC)

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau menempatkan pembangunan desa sebagai salah satu prioritas utama dalam mendorong kemajuan daerah. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, saat memaparkan capaian satu tahun kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur periode 2025–2030.

Menurutnya, program “Riau Membangun Desa, Memajukan Kota” dirancang untuk menciptakan pemerataan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

“Capaian pembangunan desa di Riau menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data tahun 2025, Indeks Desa Provinsi Riau berada di peringkat ke-10 secara nasional dengan skor 76,279 dan masuk dalam kategori maju,” ujar SF kepada Harianupdate.com, Sabtu (21/2/2026).

Ia menilai capaian tersebut menjadi indikator bahwa pembangunan desa di Riau bergerak ke arah yang lebih baik.

Selain itu, pada tahun yang sama tidak terdapat lagi desa yang masuk kategori sangat tertinggal maupun tertinggal di wilayah Provinsi Riau.

“Secara keseluruhan terdapat 1.591 desa di Riau dengan rincian 759 desa berstatus mandiri, 471 desa maju, dan 361 desa berkembang,” katanya.

Untuk memperkuat pembangunan desa, pemerintah provinsi juga menyalurkan Bantuan Keuangan Provinsi kepada desa-desa di Riau.

“Tercatat sebanyak 1.579 desa menerima bantuan dengan total anggaran mencapai Rp40,29 miliar pada tahun 2025,” bebernya.

Dana tersebut difokuskan untuk pembangunan infrastruktur dasar desa, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan aktivitas ekonomi di tingkat lokal.

Selain itu, Pemprov Riau juga mendorong penguatan kelembagaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) agar mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Setelah adanya intervensi melalui Bantuan Keuangan Khusus, jumlah BUMDesa di Riau tercatat mencapai 1.260 unit dengan berbagai kategori perkembangan, mulai dari perintis hingga maju.

Menurut SF Hariyanto, peningkatan kualitas dan status BUMDesa menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan desa yang mandiri secara ekonomi.

Ia berharap BUMDesa dapat berperan sebagai pusat kegiatan ekonomi desa sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat. (RB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *