Daerah

Pemprov Riau Tambah Sekolah Rakyat, Kuansing Jadi Lokasi Keempat

11
×

Pemprov Riau Tambah Sekolah Rakyat, Kuansing Jadi Lokasi Keempat

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Plt Gubernur Riau SF. Hariyanto (Ir/Harianupdate)

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau terus memperluas pelaksanaan Program Sekolah Rakyat, sebuah layanan pendidikan gratis berbasis asrama yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di berbagai daerah di Riau.

Program ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan yang layak dan berkualitas bagi siswa yang selama ini terkendala faktor ekonomi dan keterbatasan fasilitas pendidikan.

Hingga kini, Sekolah Rakyat di Provinsi Riau telah beroperasi di tiga lokasi, yakni dua sekolah di Kota Pekanbaru dan satu sekolah di Kabupaten Rokan Hilir. Ke depan, Pemerintah Provinsi Riau berencana menambah satu sekolah lagi yang berlokasi di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di Kuansing telah mulai dilaksanakan dan ditargetkan selesai pada tahun 2026.

“Pembangunan Sekolah Rakyat di Kuansing sudah berjalan. Kita targetkan rampung tahun ini,” kata Hariyanto usai menghadiri Rapat Koordinasi pengembangan Sekolah Rakyat di Kantor Gubernur Riau, Kamis (22/1/2026).

Ia juga menjelaskan, dari total 11 kabupaten/kota di Riau yang masuk dalam rencana pengembangan Sekolah Rakyat, tujuh daerah telah menuntaskan seluruh tahapan persiapan, termasuk kesiapan lahan.

Sementara itu, empat daerah lainnya masih menghadapi kendala teknis, terutama terkait kondisi dan kontur lahan yang dinilai belum sesuai untuk pembangunan sekolah berbasis asrama.

“Sebanyak tujuh daerah sudah clean and clear. Empat daerah lainnya masih proses karena kondisi lahannya kurang sesuai, sehingga perlu penyesuaian atau penggantian lokasi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Zulfadli, menyebutkan bahwa Sekolah Rakyat di Kuansing nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas pendidikan yang komprehensif. Fasilitas tersebut meliputi gedung belajar untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA, serta asrama siswa karena sistem pembelajaran menerapkan konsep boarding school.

“Fasilitasnya akan lengkap. Insyaallah akhir tahun ini selesai. Harapannya, Sekolah Rakyat ini bisa menjadi salah satu upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan,” ujar Zulfadli. (Ir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *