Daerah

PLTA Koto Panjang Lakukan Early Release, Dua Pintu Spillway Dibuka

74
×

PLTA Koto Panjang Lakukan Early Release, Dua Pintu Spillway Dibuka

Sebarkan artikel ini
Teks foto: PLTA Koto Panjang di kabupaten Kampar saat pembukaan pintu waduk, Selasa (30/12/25). Dok: Irwan/Harianupdate

HarianUpdate.com | Kampar – Pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, mulai melakukan pembukaan pintu pelimpah waduk (spillway gate) pada Selasa, 30 Desember 2025, pukul 10.00 WIB. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari skema early release untuk menjaga stabilitas waduk.

Pembukaan spillway ini merupakan hasil kesepakatan Tim Koordinasi Pengoperasian Bendungan PLTA Koto Panjang yang menggelar rapat evaluasi sehari sebelumnya, Senin (29/12/2025). Keputusan diambil setelah mempertimbangkan kondisi hidrologi dan operasional pembangkit yang dinilai sudah melampaui batas rencana tahunan.

Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, menjelaskan bahwa Tinggi Muka Air (TMA) waduk mengalami peningkatan signifikan dan telah melewati elevasi Rencana Tahunan Operasi Waduk (RTOW) 2025.

“Dalam 24 jam terakhir, elevasi waduk naik cukup tajam. Pada 29 Desember 2025 pukul 09.00 WIB, elevasi aktual tercatat 79,20 mdpl, sementara RTOW berada di level 77,70 mdpl,” kata Dhani.

Selain faktor elevasi, keterbatasan kapasitas pembangkit juga menjadi pertimbangan utama. Saat ini, PLTA Koto Panjang hanya mengoperasikan dua unit turbin dengan beban sekitar 38 megawatt, sehingga debit air keluar melalui turbin tidak maksimal.

Dengan dua unit turbin yang beroperasi, debit outflow hanya mencapai sekitar 230 meter kubik per detik (m³/s). Angka tersebut lebih rendah dibandingkan kondisi normal saat tiga unit turbin aktif yang mampu mengalirkan air hingga 348 m³/s.

“Artinya, terdapat selisih debit yang cukup besar. Karena itu, kami perlu menambah outflow melalui spillway untuk mengendalikan elevasi waduk,” jelasnya.

Dhani menambahkan, tingginya curah hujan di wilayah hulu Sungai Kampar serta prediksi peningkatan inflow dalam beberapa hari ke depan turut menjadi dasar keputusan pembukaan pintu pelimpah.

Pada tahap awal, manajemen membuka dua pintu spillway dengan masing-masing bukaan setinggi 50 sentimeter. Berdasarkan perhitungan teknis, bukaan tersebut menghasilkan debit tambahan sekitar 134 m³/s.

Dengan tambahan aliran dari spillway, total outflow waduk—gabungan dari turbin dan pelimpah—mencapai sekitar 364 m³/s, mendekati kondisi operasi normal PLTA Koto Panjang saat seluruh unit pembangkit berfungsi maksimal.

Berdasarkan data terakhir per Selasa (30/12/2025) pukul 10.00 WIB, elevasi Waduk Koto Panjang tercatat berada pada level 79,62 mdpl. Sementara itu, debit outflow turbin sebesar 230,96 m³/s dan inflow waduk mencapai 596,46 m³/s.

Manajemen PLTA Koto Panjang memastikan pemantauan waduk dan aliran Sungai Kampar terus dilakukan secara berkala. Masyarakat yang bermukim di wilayah hilir waduk juga diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan selama proses early release berlangsung. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *