HarianUpdate.com | Riau – Menjelang pergantian tahun, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Media Online Indonesia (PWMOI) Provinsi Riau, Rio Kasairy, S.Sos., menyampaikan refleksi akhir tahun sekaligus pesan moral kepada insan pers, khususnya pengelola media online, agar tetap menjaga integritas dan profesionalisme jurnalistik.
Dalam pernyataannya, Rio menilai tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan bagi media digital. Arus informasi yang begitu cepat, maraknya hoaks, hingga praktik pemberitaan yang tidak berimbang dinilai berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap pers.
“Media online memiliki peran strategis sebagai penjaga ruang publik. Karena itu, pers tidak boleh kehilangan arah dengan mengorbankan etika demi kepentingan tertentu atau sekadar mengejar viralitas,” kata Rio Kasairy, Rabu (31/12/2025).
Ia menegaskan bahwa kecepatan penyajian berita di era digital harus tetap diimbangi dengan akurasi, verifikasi, dan keberimbangan informasi. Menurutnya, prinsip dasar jurnalistik tidak boleh ditinggalkan meskipun persaingan industri media semakin ketat.
Sebagai Ketua PWMOI Riau, Rio juga menekankan pentingnya profesionalisme kelembagaan media online, mulai dari kepatuhan administrasi hingga ketaatan terhadap Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
“Media yang sehat bukan hanya cepat dan ramai dibaca, tetapi juga berani, jujur, serta bertanggung jawab kepada publik,” ujarnya.
Rio turut mengajak seluruh insan pers di Riau untuk memperkuat solidaritas sesama media, meningkatkan kapasitas dan kompetensi wartawan, serta membangun kemitraan yang kritis dan proporsional dengan pemerintah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, kemitraan yang sehat akan memperkuat fungsi pers sebagai kontrol sosial tanpa kehilangan independensi.
Menutup refleksi akhir tahun, Rio berharap Tahun 2026 menjadi momentum kebangkitan media online yang lebih berkualitas, kredibel, dan berpihak pada kepentingan publik.
“Pers harus tetap hadir sebagai pilar demokrasi, menyuarakan kebenaran, mengawal kebijakan publik, dan mencerdaskan masyarakat. Itulah esensi pers yang sesungguhnya,” pungkasnya. (ZA)











