HarianUpdate.com | Pekanbaru – Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan Safari Ramadhan yang digelar Pemerintah Kota di Masjid Al‑Ikram, Sabtu (21/2/2026). Kehadiran Agung Nugroho bersama jajaran pemerintah kota menarik perhatian masyarakat, dengan lebih dari seribu warga memadati area masjid sejak sore hari.
Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat di bulan suci. Selain berbuka puasa bersama, agenda ini juga diisi dialog singkat serta penyerahan bantuan untuk mendukung kegiatan keagamaan di lingkungan setempat.
Dalam sambutannya, Agung mengatakan dirinya memiliki kedekatan tersendiri dengan masjid tersebut karena sejak lama tinggal di kawasan Komplek Pemda. Ia menyebut dirinya tumbuh bersama masyarakat di lingkungan itu dan pernah menjadi bagian dari jamaah muda masjid.
“Saya senang bisa kembali bersilaturahmi di tempat yang sangat dekat dengan kehidupan saya. Di sinilah saya berinteraksi dengan masyarakat dan jamaah,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, ia juga menyinggung perjalanan satu tahun kepemimpinannya sejak dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. Ia mengakui berbagai tantangan dihadapi pemerintah kota, terutama berkaitan dengan kondisi keuangan daerah.
Menurutnya, salah satu langkah penting yang telah dilakukan adalah menyelesaikan kewajiban utang daerah yang sebelumnya mencapai ratusan miliar rupiah. Pemerintah kota, katanya, berupaya menata kembali pengelolaan anggaran agar lebih sehat dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai yang sempat tertunda akhirnya dapat diselesaikan. Selain itu, perhatian juga diberikan pada peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik di kota tersebut.
“Gaji guru kita perhatikan, TPP pegawai juga sudah kita selesaikan. Ini bagian dari upaya memperbaiki tata kelola keuangan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Di bidang infrastruktur, pemerintah kota juga melakukan penanganan terhadap sejumlah titik rawan banjir di Pekanbaru. Ia menyebut sebagian besar lokasi yang selama ini kerap tergenang sudah mulai menunjukkan perbaikan.
Menurutnya, persoalan banjir merupakan masalah lama yang tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Namun berbagai langkah penanganan yang dilakukan mulai memberikan dampak terhadap percepatan surutnya genangan air.
“Beberapa titik memang masih menjadi perhatian, tetapi sekarang kondisinya jauh lebih cepat surut dibanding sebelumnya,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah kota juga menyerahkan bantuan untuk mendukung operasional masjid berupa dana hibah sebesar Rp100 juta. Selain itu diberikan pula perangkat televisi berukuran 43 inci dan fasilitas jaringan internet guna menunjang aktivitas jamaah.
Di akhir acara, ia mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat. Ia juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah Ramadhan sekaligus permohonan maaf lahir dan batin kepada warga yang hadir.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak warga yang mengaku senang dapat bertemu langsung dengan kepala daerah sekaligus mendengar perkembangan pembangunan kota dalam satu tahun terakhir. (ED)











