Daerah

Tingkatkan Kinerja BUMD, Pemprov Riau Siapkan Tambahan Penyertaan Modal

7
×

Tingkatkan Kinerja BUMD, Pemprov Riau Siapkan Tambahan Penyertaan Modal

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Rapat pembahasan rencana penambahan penyertaan modal BUMD yang digelar Pemerintah Provinsi Riau di Kantor Gubernur Riau, Jumat (27/3/2026). IR/HUC

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau membahas rencana penambahan penyertaan modal untuk sejumlah badan usaha milik daerah (BUMD) dalam rapat yang digelar di Kantor Gubernur Riau, Jumat (27/3/2026).

Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kinerja BUMD sekaligus mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau, M Job Kurniawan mengatakan, rencana penambahan modal tidak dilakukan secara terburu-buru, melainkan melalui kajian yang matang serta mempertimbangkan kondisi keuangan daerah.

“Penambahan penyertaan modal ini harus melalui kajian yang komprehensif agar benar-benar memberikan manfaat optimal bagi daerah,” ujarnya.

Selain membahas rencana penambahan modal, rapat juga mengevaluasi penyertaan modal yang telah diberikan sebelumnya. Evaluasi dilakukan untuk melihat capaian kinerja BUMD serta sejauh mana kontribusinya terhadap PAD.

Menurutnya, hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan kebijakan lanjutan yang lebih terukur dan tepat sasaran.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap penyertaan modal yang diberikan mampu meningkatkan kinerja BUMD dan berdampak langsung terhadap peningkatan PAD. Karena itu, seluruh perencanaan dilakukan secara terukur dan berbasis data,” jelasnya.

Ia menambahkan, penambahan penyertaan modal dinilai penting untuk memperkuat struktur permodalan BUMD agar mampu bersaing di tengah perkembangan dunia usaha yang semakin kompetitif.

“BUMD harus mampu berinovasi dan meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan usaha. Dengan begitu, perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah dapat berjalan lebih optimal,” tambahnya.

Pemprov Riau juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap penggunaan dana penyertaan modal akan terus diperkuat guna memastikan anggaran digunakan secara efektif dan sesuai peruntukan.

“Pengawasan dan evaluasi akan dilakukan secara berkala agar pengelolaan anggaran tetap akuntabel. Kami tidak ingin ada penyimpangan dalam pemanfaatan dana yang telah dialokasikan,” tegasnya.

Melalui pembahasan ini, Pemprov Riau berharap rencana penambahan penyertaan modal dapat segera direalisasikan sesuai kebutuhan daerah serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap langkah ini dapat mendorong peningkatan kinerja BUMD sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” tutupnya. (IR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *