Hukrim

Diduga Palak Sopir Truk, Tiga Pria Diamankan Polisi Dini Hari di Dumai

7
×

Diduga Palak Sopir Truk, Tiga Pria Diamankan Polisi Dini Hari di Dumai

Sebarkan artikel ini
Diduga Palak Sopir Truk, Tiga Pria Diamankan Polisi Dini Hari di Dumai
Teks foto: Tim RAGA Polres Dumai saa mengamankan tiga pria diduga preman, Minggu (1/3/2026). JF/HUC

HarianUpdate.com | Dumai – Tim RAGA dari Polres Dumai mengamankan tiga pria yang diduga melakukan pungutan liar terhadap sopir truk di kawasan Simpang Melayu, Kota Dumai, Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 00.05 WIB.

Penindakan dilakukan saat tim patroli anti premanisme melintas di Jalan Cut Nyak Dien, Kelurahan Purnama, Kecamatan Sei Sembilan. Petugas mendapati tiga orang berdiri di badan jalan dan menghentikan kendaraan angkutan berat yang melintas.

Kapolres Dumai, AKBP Angga Febrian Herlambang, mengatakan ketiganya diamankan karena diduga meminta uang kepada pengemudi secara paksa.

“Mereka kedapatan mengadang truk yang melintas dan meminta sejumlah uang. Tiga orang yang diamankan berinisial A (27), R (31), dan S (34), warga setempat,” ujarnya.

Dari tangan terduga pelaku, polisi menyita uang tunai pecahan Rp2.000 yang diduga berasal dari pungutan terhadap sopir angkutan industri di jalur tersebut.

Menurut kepolisian, tindakan tersebut berisiko membahayakan keselamatan lalu lintas. Aktivitas menghentikan kendaraan berat secara mendadak di malam hari berpotensi memicu kecelakaan, terutama di jalur distribusi logistik yang padat.

Kapolres menegaskan, pihaknya berkomitmen menindak segala bentuk premanisme yang meresahkan masyarakat dan mengganggu kelancaran arus barang.

“Kami tidak memberi ruang bagi praktik pungli dalam bentuk apa pun. Selain melanggar hukum, tindakan ini membahayakan keselamatan pengguna jalan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau para pengemudi agar segera melapor jika mengalami kejadian serupa, baik melalui kantor kepolisian terdekat maupun layanan pengaduan resmi.

Saat ini, ketiga pria tersebut menjalani pemeriksaan di Mapolres Dumai guna pendalaman lebih lanjut. Kepolisian masih menelusuri kemungkinan adanya unsur pemerasan serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Patroli preventif, lanjutnya, akan terus ditingkatkan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah praktik serupa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Dumai. (JF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *