Nasional

Di Tengah Gejolak Global, Pengelolaan Dana Haji Nasional Tetap Tangguh

5
×

Di Tengah Gejolak Global, Pengelolaan Dana Haji Nasional Tetap Tangguh

Sebarkan artikel ini
Di Tengah Gejolak Global, Pengelolaan Dana Haji Nasional Tetap Tangguh
Teks foto: Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menyampaikan keterangan terkait kinerja pengelolaan dana haji nasional yang tetap stabil dan produktif sepanjang 2025. (RB/HUC)

HarianUpdate.com | Jakarta – Di tengah dinamika perekonomian global yang masih berfluktuasi sepanjang 2025, pengelolaan dana haji nasional menunjukkan kinerja yang tetap solid. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melaporkan total dana kelolaan mencapai Rp180,72 triliun, dengan nilai manfaat yang dibukukan sebesar Rp12,09 triliun.

Capaian tersebut menegaskan bahwa dana umat di tingkat nasional tetap terjaga dan tumbuh, meskipun pasar keuangan dunia menghadapi berbagai tekanan.

Sepanjang tahun 2025, BPKH mengelola dana jemaah dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, serta kepatuhan terhadap ketentuan syariah. Pendekatan ini menjadi fondasi utama agar dana haji tidak hanya aman, tetapi juga mampu memberikan hasil yang optimal dan berkelanjutan.

Selain itu, dana haji yang ditempatkan pada instrumen perbankan juga dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai regulasi yang berlaku, sehingga memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi dana jemaah.

Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana haji nasional tercermin dari meningkatnya jumlah pendaftar baru. Sepanjang 2025, realisasi pendaftar haji mencapai 488.419 orang, melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) yang ditetapkan sebesar 422.000 pendaftar.

Dari sisi kinerja investasi, BPKH mencatat imbal hasil sebesar 6,86 persen sepanjang 2025. Hasil tersebut berkontribusi signifikan terhadap pembentukan nilai manfaat yang digunakan untuk mendukung keberlanjutan penyelenggaraan ibadah haji secara nasional.

Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menegaskan bahwa pengelolaan dana haji merupakan amanah besar negara kepada BPKH.

“Dana haji adalah titipan jutaan calon jemaah yang wajib dijaga dengan penuh tanggung jawab. BPKH berkomitmen memastikan dana tersebut dikelola secara aman, profesional, transparan, dan sesuai prinsip syariah,” ujar Fadlul Imansyah kepada Harianupdate.com, Rabu (11/2/2026).

Ia menambahkan, BPKH juga terus memperkuat tata kelola kelembagaan, manajemen risiko, serta diversifikasi investasi syariah agar dana haji tetap tumbuh secara sehat.

“Tujuan utama kami adalah menjaga keberlangsungan dana haji dalam jangka panjang sekaligus mempertahankan kepercayaan publik,” tegasnya.

Di balik capaian triliunan rupiah tersebut, tersimpan harapan jutaan calon jemaah di seluruh Indonesia. Dana haji bukan sekadar instrumen keuangan, melainkan amanah suci yang menjadi bagian dari perjalanan menuju panggilan ibadah ke Tanah Suci. (RB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *