Nasional

Negara Hadir di Garis Terdepan, Dai 3T Riau Terima Dukungan Penuh

5
×

Negara Hadir di Garis Terdepan, Dai 3T Riau Terima Dukungan Penuh

Sebarkan artikel ini
Negara Hadir di Garis Terdepan, Dai 3T Riau Terima Dukungan Penuh
Teks foto: Sejumlah pejabat pusat dan daerah berfoto bersama salah satu Dai penerima jaminan sosial ketenagakerjaan pada seremoni pembekalan dan pelepasan Dai ke wilayah 3T dan perbatasan tahun 2026. (IR/HUC)

HarianUpdate.com | Riau – Kementerian Agama RI terus memperluas jangkauan pelayanan dan pembinaan keagamaan ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) melalui pengiriman Dai ke berbagai pelosok Indonesia. Program nasional yang dikoordinasikan oleh Direktorat Penerangan Agama Islam ini menjadi bagian dari strategi memperkuat dakwah Islam sekaligus menegaskan kehadiran negara di daerah perbatasan dan terpencil.

Secara nasional, sebanyak 2.199 Dai ditugaskan untuk melaksanakan misi dakwah dan pembinaan umat. Dari jumlah tersebut, 39 orang berasal dari Provinsi Riau dan akan bertugas di sejumlah wilayah 3T dan kawasan perbatasan.

Untuk mendukung kelancaran tugas para Dai, Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menjalin kerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau serta BPJS Ketenagakerjaan. Sinergi ini diwujudkan melalui penyaluran bantuan akomodasi sekaligus pemberian jaminan sosial ketenagakerjaan bagi Dai selama menjalankan tugas.

Kepala Pelaksana Baznas Riau, Masriadi, menyampaikan bahwa dukungan tersebut bertujuan memberikan rasa aman dan semangat kepada para Dai yang akan berdakwah di daerah dengan keterbatasan sarana dan prasarana.

“Sebagai bentuk kepedulian, Baznas Riau bersama mitra menyalurkan bantuan akomodasi untuk menunjang kebutuhan Dai di lapangan. Harapannya, para Dai dapat fokus melaksanakan dakwah dan pembinaan masyarakat,” ujar Masriadi kepada Harianupdate.com, Senin (16/2/2026).

Ia menambahkan, selain bantuan akomodasi, pihaknya juga memberikan perlindungan berupa jaminan sosial ketenagakerjaan. Menurutnya, skema ini menjadi terobosan karena mengombinasikan aspek kesejahteraan dan perlindungan bagi Dai.

“Ini merupakan program pertama di Indonesia yang memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi Dai 3T. Bukan hanya soal biaya hidup, tetapi juga perlindungan jika terjadi risiko selama bertugas,” ungkap Masriadi.

Kegiatan pembekalan dan pelepasan Dai ke wilayah 3T dan perbatasan tahun 2026 dilaksanakan di Jakarta dan diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI. Dalam kegiatan tersebut, para Dai mendapatkan penguatan materi dakwah, wawasan kebangsaan, serta pembekalan mengenai kondisi sosial budaya masyarakat di daerah tujuan.

Sejumlah pejabat nasional turut hadir dalam agenda tersebut, di antaranya KH Achmad Sudrajat selaku Pimpinan Baznas RI Bidang Koordinasi Nasional, Lubena, Muchlis M Hanafi, serta Hengky Rhosidien selaku Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan wilayah Sumbar, Riau, dan Kepri.

Turut hadir pula Amrullah M Ridha dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan, Wakil Ketua II Baznas Riau Jamaluddin, serta Kepala Pelaksana Baznas Riau Idris.

Melalui kolaborasi lintas lembaga ini, diharapkan para Dai dapat menjalankan tugas dengan optimal, serta mampu menjadi motor penggerak pembinaan keagamaan, penguatan moderasi beragama, dan persatuan bangsa di wilayah 3T. (IR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *