HarianUpdate.com | Rohil – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau melakukan monitoring langsung terhadap perkembangan pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi yang berlokasi di Ujung Tanjung, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Selasa (20/1/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis, serta jadwal pelaksanaan yang telah ditetapkan. Monitoring lapangan juga menjadi bagian dari upaya pengawasan agar pelaksanaan proyek tetap mengacu pada ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Dalam kegiatan tersebut, Kakanwil Ditjenpas Riau, Maizar, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Riau Muhammad Lukman, Kepala Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi Agus Imam Taufik, pejabat struktural terkait, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), manajemen konstruksi, manajer proyek, serta pelaksana pembangunan.
Selama peninjauan, Maizar mengecek langsung sejumlah aspek penting, mulai dari kondisi fisik bangunan, kualitas pekerjaan konstruksi, pemanfaatan anggaran, hingga penerapan standar keamanan dan keselamatan kerja di lokasi proyek.
Ia menegaskan bahwa pengawasan secara menyeluruh diperlukan agar pelaksanaan pembangunan tidak menyimpang dari rencana serta dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditentukan.
“Kunci keberhasilan pembangunan ini adalah sinergi dan koordinasi yang kuat antar seluruh pihak yang terlibat. Dengan kerja sama yang baik, kami berharap pembangunan dapat rampung tepat waktu dan sesuai regulasi,” ujarnya.
Maizar juga menyampaikan bahwa pembangunan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi diharapkan mampu meningkatkan kapasitas hunian serta kualitas layanan pemasyarakatan. Selain itu, sarana dan prasarana yang dibangun diharapkan mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang aman, tertib, dan humanis di Provinsi Riau.
Ia berharap seluruh tahapan pembangunan dapat terus berjalan lancar sehingga Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi dapat segera difungsikan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan penyelenggaraan pemasyarakatan. (Ed)











