HarianUpdate.com | Pekanbaru – Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru resmi memberlakukan penyesuaian penyelenggaraan pendidikan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kebijakan ini bertujuan menjaga keharmonisan antara kewajiban belajar di sekolah dengan pelaksanaan ibadah peserta didik.
Pelaksana Tugas Kepala Disdik Pekanbaru, Syafrian Tommy, menyampaikan bahwa pengaturan tersebut mengacu pada surat edaran internal dinas serta kalender akademik yang telah ditetapkan untuk tahun pelajaran berjalan.
Untuk satuan pendidikan Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), kegiatan pembelajaran diliburkan selama Ramadan. Sementara itu, siswa Sekolah Dasar (SD) mendapatkan libur awal pada 18 hingga 22 Februari 2026 dan kembali masuk sekolah mulai 23 Februari dengan pola waktu belajar yang disesuaikan.
“Mulai 23 Februari, aktivitas belajar mengajar kembali berjalan, namun jam pelajaran disederhanakan agar anak-anak tetap fokus belajar tanpa mengurangi kesempatan beribadah,” ujar Tommy, Jumat (13/2/2026).
Ia menjelaskan, khusus SD kelas I sampai kelas III, peserta didik masuk pukul 08.00 WIB dan pulang pukul 11.00 WIB. Adapun SD kelas IV sampai kelas VI serta siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas VII hingga IX mengikuti kegiatan pembelajaran pada pagi hari, kemudian dilanjutkan dengan program keagamaan setelah pukul 11.00 WIB.
Kegiatan keagamaan tersebut meliputi Iman dan Takwa (Imtak) serta Program Pekanbaru Cinta Alquran, yang menitikberatkan pada pembiasaan membaca dan memahami Alquran dengan pendampingan guru.
“Usai salat Zuhur, siswa dipersilakan kembali ke rumah untuk melanjutkan aktivitas bersama keluarga,” tambahnya.
Disdik Pekanbaru juga mengajak orang tua untuk berperan aktif memantau kegiatan anak selama Ramadan, sehingga keseimbangan antara belajar, beribadah, dan istirahat tetap terjaga. Penguatan karakter dilakukan melalui program Amaliah Ramadan yang dipantau bersama oleh pihak sekolah dan keluarga.
Meski ada penyesuaian jadwal, Penilaian Tengah Semester (PTS) tetap dilaksanakan sesuai agenda. Tommy mengingatkan siswa agar tetap menjaga motivasi belajar, khususnya peserta didik kelas akhir.
“Bagi kelas VI SD dan kelas IX SMP, kami minta mulai mempersiapkan diri menghadapi tes kemampuan akademik yang direncanakan berlangsung setelah Ramadan,” pungkasnya. (ED)











