Pendidikan

Perkuat Pendidikan Ekonomi Syariah, UIR dan MUI Riau Sasar Masyarakat Desa di Rohul

14
×

Perkuat Pendidikan Ekonomi Syariah, UIR dan MUI Riau Sasar Masyarakat Desa di Rohul

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Universitas Islam Riau saat melakukan kegiatan edukasi literasi halal dan ekonomi syariah di Desa Kepenuhan Raya, Kecamatan Kepenuhan, Rohul. (FH/Harianupdate)

HarianUpdate.com | Rohul – Universitas Islam Riau (UIR) memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan edukasi literasi halal dan ekonomi syariah yang dilaksanakan selama dua hari, 6–7 Januari 2026. Program ini berlangsung di Desa Kepenuhan Raya, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), dan melibatkan Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (Pinbas) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau serta Pemerintah Kecamatan Kepenuhan.

Kegiatan edukatif tersebut menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat UIR yang bertujuan meningkatkan wawasan dan pemahaman warga terkait prinsip halal, fikih muamalah, serta penerapan ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di sektor usaha keluarga dan UMKM desa.

Pelaksanaan kegiatan yang dipusatkan di aula desa dihadiri unsur pemerintahan kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Sejak hari pertama, peserta tampak antusias mengikuti sesi pembelajaran yang disampaikan oleh tim dosen UIR dan fasilitator dari Pinbas MUI Riau.

Berbagai materi edukasi disampaikan, mulai dari pemahaman dasar fikih muamalah, pengelolaan keuangan keluarga berbasis syariah, hingga strategi pengembangan produk halal agar mampu memenuhi standar pasar yang lebih luas. Sesi diskusi berlangsung aktif, di mana peserta menyampaikan pertanyaan seputar tantangan usaha halal dan peluang pengembangannya di tingkat desa.

Ketua tim kegiatan, Dr. Hj. Daharmi Astuti, Lc., M.Ag, yang juga dosen UIR dan pengurus MUI Riau, menegaskan bahwa literasi halal merupakan bagian penting dari pendidikan masyarakat, terutama bagi pelaku usaha kecil yang ingin meningkatkan kualitas dan daya saing produknya.

“Edukasi ini kami rancang agar masyarakat tidak hanya memahami konsep halal secara normatif, tetapi juga mampu menerapkannya dalam perencanaan keuangan keluarga dan pengembangan usaha yang berkelanjutan,” jelas Daharmi, Rabu (7/1/2026).

Tingginya partisipasi warga dalam dialog menunjukkan kebutuhan akan pendidikan ekonomi syariah masih sangat besar, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki potensi usaha lokal namun belum sepenuhnya terintegrasi dengan ekosistem halal.

Sebagai upaya keberlanjutan, panitia merencanakan lanjutan kegiatan literasi halal pada akhir Januari 2026 dengan cakupan peserta yang lebih luas. Program lanjutan tersebut juga akan memberikan apresiasi bagi pelaku usaha yang konsisten menerapkan prinsip syariah, sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi halal di Kabupaten Rokan Hulu. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *