Peristiwa

Banjir di Sejumlah Wilayah Riau Mulai Surut, BPBD Catat Siak dan Bengkalis Masih Tergenang

6
×

Banjir di Sejumlah Wilayah Riau Mulai Surut, BPBD Catat Siak dan Bengkalis Masih Tergenang

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Kepala BPBD Damkar Riau, M. Edy Afrizal. (Ed/Harianupdate)

HarianUpdate.com | Riau – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau melaporkan kondisi banjir di sejumlah daerah yang sebelumnya terdampak kini mulai menunjukkan tanda-tanda surut.

Kepala BPBD Damkar Riau, M. Edy Afrizal, mengatakan bahwa berdasarkan laporan terkini dari daerah, banjir di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Pelalawan, dan Indragiri Hilir (Inhil) secara umum mulai berangsur menurun.

“Beberapa wilayah yang sebelumnya dilaporkan terendam banjir saat ini kondisinya sudah mulai surut, di antaranya Rohul, Inhil, dan Pelalawan,” ujar Edy Afrizal, Senin (12/1/2026).

Ia menjelaskan, untuk banjir rob akibat pasang air laut di Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, air mulai surut sejak Sabtu lalu. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Inhil kepada BPBD Provinsi Riau.

“Banjir rob di Tembilahan sudah berangsur surut. Informasi ini kami terima langsung dari Bupati Inhil,” katanya.

Sementara itu, banjir di Kabupaten Rokan Hulu yang sebelumnya sempat menggenangi ruas jalan provinsi penghubung Sontang menuju Duri, Kabupaten Bengkalis, juga dilaporkan mulai menurun sehingga arus lalu lintas berangsur kembali normal.

Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Pelalawan. Meski genangan air mulai surut, sejumlah akses jalan menuju desa-desa tertentu masih terendam dan belum sepenuhnya dapat dilalui kendaraan.

“Di Pelalawan, air memang sudah berkurang, namun masih ada beberapa akses jalan desa yang tergenang,” jelas Edy.

Di sisi lain, BPBD Damkar Riau mencatat bahwa banjir di Kabupaten Siak dan Kabupaten Bengkalis hingga kini masih terjadi. Lambatnya surut genangan di kedua daerah tersebut disebabkan oleh kondisi geografis yang berada di wilayah cekungan.

“Untuk Siak dan Bengkalis, banjir masih ada karena daerahnya cekungan, sehingga air lebih lambat mengalir. Namun saat ini sudah tidak ada laporan pengungsi,” tuturnya.

BPBD Damkar Riau terus melakukan pemantauan kondisi lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk memastikan penanganan pascabanjir berjalan optimal dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *