Peristiwa

Banjir Kembali Melanda Wilayah Rumbai, Kali ini Dikelurahan Limbungan

3514
×

Banjir Kembali Melanda Wilayah Rumbai, Kali ini Dikelurahan Limbungan

Sebarkan artikel ini
Banjir Kembali Melanda Wilayah Rumbai, Kali ini Dikelurahan Limbungan
Teks foto: Banjir merendam permukiman warga di Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, dengan ketinggian air mencapai hingga satu meter, Jumat (14/3/2025). Wil/HUC

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Ratusan rumah warga di Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, terendam banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak tengah malam hingga Jumat (14/3/2025) pagi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ketinggian air bervariasi mulai dari sekitar 30 sentimeter hingga mencapai satu meter. Genangan air menutup sejumlah ruas jalan dan permukiman warga, di antaranya Jalan Pembangunan, Jalan Harmonis, serta Gang Sekolah II.

Salah seorang warga setempat, Merlin Saragih, mengatakan banjir dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang turun sejak Kamis malam. Kondisi tersebut menyebabkan saluran drainase tidak mampu menampung debit air sehingga meluap ke permukiman.

“Air naik sangat cepat, kurang lebih 15 menit sudah tinggi. Banyak warga di sekitar Jalan Harmonis tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka,” ujar Merlin, Jumat pagi.

Ia mengungkapkan, banjir dengan ketinggian seperti ini terbilang jarang terjadi di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi itu membuat sebagian warga tidak siap menghadapi luapan air yang datang secara tiba-tiba.

“Biasanya memang pernah banjir, tapi tidak setinggi sekarang. Kami khawatir air akan lama surut. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah dan dilakukan peninjauan agar diketahui penyebab utama luapan air ini,” katanya.

Hingga Jumat siang, warga mengaku belum melihat adanya penanganan langsung dari Pemerintah Kota Pekanbaru di lokasi banjir. Masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan untuk membantu warga terdampak sekaligus mencari solusi jangka panjang, terutama di tengah masih berlangsungnya musim hujan. (WL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *