HarianUpdate.com | Kuansing – Seorang pria yang belum diketahui identitasnya diamankan warga bersama wartawan karena diduga melakukan pencurian tabung gas dan aksesori pancing di wilayah Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Jumat (27/02/2026).
Peristiwa tersebut bermula saat sejumlah warga melihat pria itu membawa satu tabung gas dari sebuah warung kaki lima di kawasan pusat kota. Gerak-geriknya dinilai mencurigakan hingga memicu perhatian warga sekitar.
“Awalnya kami lihat dia menjinjing tabung gas dari warung. Tapi gerak-geriknya mencurigakan, bukan seperti pembeli biasa,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.
Tidak lama berselang, seorang perempuan yang berada di sekitar lokasi berteriak meminta pertolongan karena menduga telah terjadi pencurian. Mendengar teriakan tersebut, pria yang dicurigai langsung melarikan diri.
“Begitu ada yang teriak maling, dia langsung lari kencang,” kata warga lainnya.
Warga bersama beberapa wartawan yang berada di sekitar lokasi kemudian melakukan pengejaran. Terduga pelaku sempat mencoba melarikan diri menggunakan sepeda motor. Namun, kendaraan tersebut berhasil diamankan lebih dahulu sehingga pria itu tidak dapat kabur lebih jauh.
“Kami amankan motornya dulu supaya dia tidak bisa kabur. Setelah itu warga berhasil menahannya,” ujar seorang warga.
Untuk menghindari tindakan main hakim sendiri, warga kemudian menyerahkan terduga pelaku ke Polsek terdekat guna proses hukum lebih lanjut.
Dari informasi yang dihimpun, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu bilah parang, satu kaleng lem, beberapa aksesori pancing yang diduga hasil curian, serta satu unit sepeda motor yang tidak dilengkapi dokumen kendaraan.
“Barang bukti sudah kami serahkan ke pihak kepolisian. Selanjutnya biar diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar warga.
Sementara itu, berdasarkan keterangan awal yang beredar di lokasi, terduga pelaku mengaku tabung gas yang diduga diambil telah dijual. Sebagian aksesori pancing disebut disimpan di tempat lain. Namun, keterangan tersebut masih dalam tahap pendalaman aparat kepolisian.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan kronologi kejadian serta dugaan tindak pidana yang dilakukan. (AN)











