Peristiwa

Dua Pekan Berjibaku, Karoops Polda Riau Cek Langsung Karhutla di Pulau Bengkalis

5
×

Dua Pekan Berjibaku, Karoops Polda Riau Cek Langsung Karhutla di Pulau Bengkalis

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Karoops Polda Riau saat meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan di Desa Kembung Luar. (ZA/HUC)

HarianUpdate.com | Bengkalis – Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Riau, Kombes Pol Ino Harianto, meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Akit Jaya, Desa Kembung Luar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Senin (6/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi terkini di lapangan sekaligus memberikan dukungan kepada personel gabungan yang telah berupaya memadamkan api selama hampir dua pekan terakhir.

“Penanganan karhutla di sini dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak, baik dari Polri, TNI, maupun unsur terkait lainnya,” ujar Kombes Pol Ino Harianto.

Ia menjelaskan, pendekatan yang digunakan dalam penanganan karhutla mengedepankan konsep kolaborasi lintas sektor atau multihelix guna memastikan upaya penanggulangan berjalan maksimal.

“Kami ingin memastikan kondisi personel di lapangan tetap optimal dalam menjalankan tugas penanggulangan karhutla,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Karoops juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas yang telah bekerja keras di lapangan.

“Kami memberikan motivasi dan semangat kepada personel yang telah berjibaku dalam upaya pemadaman,” tambahnya.

Selain upaya pemadaman, ia menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan tetap menjadi prioritas.

“Siapapun yang terbukti melakukan pembakaran, baik sengaja maupun karena kelalaian, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025, Polda Riau telah menetapkan 70 tersangka kasus karhutla. Sementara pada awal tahun 2026, sebanyak 17 tersangka telah diamankan.

“Dari hasil penyelidikan, terdapat kasus yang dilakukan secara sengaja maupun karena kelalaian,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar menyebut dampak karhutla di wilayahnya cukup signifikan, dengan luas lahan terbakar mencapai sekitar 100 hektare di Pulau Bengkalis.

“Semua pihak harus menjaga alam. Jika kita menjaga alam, maka alam juga akan menjaga kita,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Karoops Polda Riau turut didampingi sejumlah pejabat, di antaranya Kapolres Bengkalis, jajaran TNI, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam upaya percepatan penanganan karhutla, sekaligus memastikan langkah pencegahan dan penegakan hukum berjalan optimal. (ZA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *