Peristiwa

Karhutla Masih Muncul di Riau, BPBD Tambah Personel Gabungan

7
×

Karhutla Masih Muncul di Riau, BPBD Tambah Personel Gabungan

Sebarkan artikel ini
Karhutla Masih Muncul di Riau, BPBD Tambah Personel Gabungan
Teks foto: Tim gabungan Karhutla melakukan pemadaman dan pendinginan di titik kebakaran, untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan. (Ir/HUC)

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau terus dimaksimalkan. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar, TNI-Polri, Manggala Agni, serta relawan masih berjibaku di sejumlah titik api, termasuk di wilayah Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau, Edy Afrizal, mengatakan bahwa BPBD Kabupaten Pelalawan kembali menambah personel guna memperkuat barisan tim pemadam yang lebih dulu berada di lapangan.

“BPBD Pelalawan menurunkan tambahan personel untuk membantu proses pemadaman di lokasi titik api. Saat ini tim masih melakukan upaya pemadaman,” ujar Edy Afrizal, kepada wartawan harianupdate.com, Rabu (4/2/2026).

Selain Pelalawan, tim gabungan juga melakukan penanganan Karhutla di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Berdasarkan laporan sementara, api di wilayah tersebut telah berhasil dipadamkan. Namun, petugas masih menemukan kepulan asap di sejumlah titik sehingga personel tetap bersiaga untuk melakukan penyiraman dan pendinginan.

“Di Inhil dilaporkan api sudah padam, tetapi masih ada asap. Karena itu, petugas tetap berada di lokasi untuk memastikan tidak terjadi penyalaan kembali,” jelasnya.

Sementara itu, Karhutla yang sebelumnya terjadi di Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, juga dilaporkan telah berhasil dipadamkan. Meski demikian, proses pendinginan masih terus dilakukan guna memastikan area benar-benar aman.

“Api di Bandar Laksamana sudah padam. Saat ini masih dilakukan pendinginan,” tambah Edy.

Berdasarkan rekapitulasi BPBD Damkar Riau, total luasan lahan yang terbakar di Provinsi Riau selama pekan pertama Februari 2026 mencapai sekitar 126,22 hektare. Kabupaten Bengkalis tercatat sebagai daerah dengan luasan Karhutla terbesar, yakni 37,51 hektare.

Selanjutnya, Karhutla juga terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir dengan luasan sekitar 22 hektare, Kabupaten Pelalawan 21 hektare, dan Kota Dumai 12,50 hektare.

“Sementara daerah lain seperti Pekanbaru tercatat sekitar 8 hektare, Kepulauan Meranti, Siak, dan Kampar masing-masing sekitar 7 hektare, serta Indragiri Hulu dan Kuantan Singingi lebih dari 1 hektare. Untuk Kabupaten Rokan Hulu dan Rokan Hilir, hingga saat ini masih nihil Karhutla,” jelasnya.

BPBD Damkar Riau mengimbau seluruh pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama memasuki periode cuaca panas, serta tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. (Ir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *